Cakrawala News
Portal Berita Online

Yayasan Ummu Syahidah Kembali Beri Perhatian pada Penyandang Disabilitas

0 115

CAKRAWALA GORONTALO – Yayasan Dharma Bhakti Ummu Syahidah Provinsi Gorontalo kembali memberikan perhatian kepada para penyandang disabilitas.

Kali ini, hal itu diwujudkan dengan melakukan upaya agar penyandang disabilitas bisa terfasilitasi dan terlayani pada persoalan sistem keuangan. Baik di perbankan maupun non perbankan.

Dalam mewujudkan hal itu, Yayasan Ummu Syahidah yang diketuai Idah Syahidah ini melakukan kerja sama dengan Australia-Indonesia Disability Research and Advocacy Network (AIDRAN).

ads bukopin

AIDRAN adalah jaringan kerja sama yang bertujuan untuk mempertemukan berbagai pemangku kepentingan di bidang penelitian disabilitas dan inklusi sosial.

Kerja sama ini diharapkan akan memberikan peluang untuk keterlibatan dan kolaborasi antara akademisi, organisasi masyarakat sipil, dan pembuat kebijakan.

“Model keuangan inklusif untuk disabilitas saya sangat setuju. Apalagi dalam rangka memperingati hari disabilitas,” ucap Idah, Sabtu (28/11/2020).

Ketua Tim Penggerak PKK Provinsi Gorontalo ini juga menjelaskan kerja sama tersebut akan sangat membantu para penyandang disablitas untuk berusaha di UMKM.

“Karena pada saat ini hanya orang-orang normal saya yang bisa terfasilitasi. Oleh karena itu, kita melakukan terobosan tersebut,” tutur Anggota Komisi VIII DPR RI itu.

Sementara itu, salah satu member AIDRAN Nurlaela Jufri menuturkan kerja sama ini menjadi pilot proyek untuk kawasan Indonesia Timur yang mengambil lokasi di Provinsi Gorontalo.

“Inti dari project ini kita ingin membuat sistem keuangan yang memudahkan teman-teman penyandang disabilitas untuk mengakses keuangan, baik itu di lembaga perbankan maupun non bank lembaga-lembaga microcredit,” jelasnya.

Dirinya mengatakan tantangan yang dihadapi oleh penyandang disabilitas selama ini adalah keterbatasan mengakses sistem keuangan dan admistrasi.

“Jadi banyak disabilitas yang pada saat ingin membuka buku tabungan, tetapi mereka tidak bisa, karena cacat fisik, tidak bisa tandatangan,” ungkapnya.

(Adv)

 

Leave A Reply

Your email address will not be published.