Cakrawala News
Portal Berita Online
Banner Sky Kiri
Banner Sky Kanan

Yayasan GPC Roadshow Dropping Air Bersih di DIY

JOGJAKARTA CAKRAWALA.CO ,- Yayasan GPC DIY melakukan roadshow dropping air bersih di wilayah Gunungkidul dan Bantul yang mengalami krisis air bersih. Setelah selama setengah bulan.melakukan dropping di gunungkidul, pekan ini mulai melakukan dropping air bersih di wilayah yang krisis air di Bantul. Di Bantul Yayasan GPC mulai menyalurkan bantuan droping air bersih di Padukuhan Kajor Kulon, Desa Selopamioro, Kecamatan Imogiri, Kabupaten Bantul, Sabtu (21/9/2019), yang dilanjutkan ke dusun Kalidadap dan Dusun Depok gilangharjo Pandak.

“Kegiatan ini sebagai wujud kepedulian dari kami yayasan GPC kepada warga yang kesulitan air bersih pada musim kemarau panjang tahun ini” ungkap Ketua Yayasan GPC, Syarif Guska Laksana, saat ditemui di lokasi droping.

Guska menambahkan, selama musim kemarau tahun 2019, Yayasan GPC melakukan road show penyaluran bantuan air bersih kepada warga di sejumlah wilayah yang dilanda kesulitan air bersih.
Mulai dari Gunungkidul, Bantul dan rencananya akan terus berlanjut hingga ke Kulonprogo.

“Sejak setengah bulan lalu kita sudah mulai di Gunungkidul dan terdistribusi 400 tangki dan sekarang di Bantul. Rencananya, dalam waktu dekat kita berlanjut ke Kulonprogo,” imbuh Guska.

Selain di Padukuhan Kajor Kulon, Desa Selopamioro Imogiri, bantuan air bersih di Bantul menurut Syarif disalurkan oleh Yayasan GPC di sejumlah wilayah yang mengalami kesulitan air bersih. Diantaranya di Gilangharjo Pandak, Wonolelo Pleret, Dlingo-Dlingo, Muntuk Dlingo, Seloharjo Pundong, Terong Dlingo, dan Mangunan Dlingo.

” Pada tahap pertama ini kita droping 50 tangki,” ujarnya.

Sementara itu, Dukuh Kajor Kulon, Desa Selopamioro, Juari (28), mengatakan warga di padukuhan Kajor Kulon terutama di RT 06 kesulitan air bersih sejak dua bulan terakhir semenjak musim kemarau datang.

Warga di RT 06 yang terdiri dari 41 kepala keluarga selama ini biasa mengandalkan air dari sumber mata air Balong.

“Sejak dua bulan lalu, musim debit airnya menyusut. Jadi 41 warga di RT 06 ini kesulitan air bersih,” katanya..

Juari berharap, bantuan air bersih bisa disalurkan secara rutin dan berkelanjutan agar warga bisa memenuhi kebutuhan air bersih selama musim kemarau.

“Selain itu kami berharap mudah-mudahan nanti ada bantuan sumur bor dalam. Supaya di Padukuhan Kajor Kulon ini tidak lagi kesulitan air bersih,” pungkasnya. ( okta/Santosa)