Cakrawala News
Portal Berita Online

Yayasan GPC Roadshow Bagikan 6 Kursi Roda Untuk Warga Miskin

JOGJAKARTA, CAKRAWALA.CO-Yayasan  GPC kembali melakukan aksi sosial berbagi membantu warga miskin di kawasan Piyungan Bantul Yogyakarta. Pengurus Yayasan GPC yang dipimpin ketua yayasan Syarief Guska Laksana dan dipandu Teguh Santosa anggota DPRD Bantul melakukan roadshow di dua desa, Srimulyo dan Srimartani Kecamatan Piyungan Kabupaten Bantul, Rabu (19/2), membagikan 6 buah kursi roda untuk 6 warga miskin yang sangat membutuhkan kursi roda.

 

Kunjungan pertama, rombongan Yayasan GPC  melihat langsung kondisi Ny Ngadilah, warga Dusun Jasem Desa Srimulyo Piyungan. Perempuan 87 tahun tersebut sejak beberapa tahun lalu mengalami kelumpuhan akibat jatuh di depan rumahnya. Ibu Kirwandi menjelaskan bahwa kondisi mertuanya cukup memprihatinkan setelah mengalami kecelakaan jatuh di depan rumah.

 

 “Sudah cukup lama simbah tidak bisa beraktivitas, semua harus dibantu. Bahkan kalau ke kamar mandi juga harus dibopong, dan dikamar mandi harus ada kursi plastik. Kami sekeluarga sangat gembira dan bersyukur ada bantuan dari Yayasan GPC. Padahal kami tidak mengajukan, tetapi langsung diberi,” ungkap ibu Kirwandi. 

 

Selain memberikan kursi roda, Yayasan GPC juga memberikan tali asih uang tunai kepada Ibu Ngadilah. Kunjungan berikutnya, para pengurus  Yayasan GPC menuju rumah Wiji Raharjo di Dusun Jolosutro Srimulyo Piyungan. Wiji Raharjo, 60 tahun ayah dua anak ini menderita lumpuh karena jatuh sekitar dua tahun lalu. Wiji Raharjo mengaku terharu dan senang mendapatkan bantuan kursi roda dari Yayasan GPC binaan anggota DPR RI Gandung Pardiman.

 

” Saya mengucapkan terima kasih atas pemberian kursi roda ini sehingga saya punya kursi roda sendiri. Sebab selama ini saya pinjam kursi roda milik tetangga. Kalo pinjamnya lama kan gak enak. Maka dengan adanya bantuan kursi Roda ini saya senang punya kursi roda sendiri,” tuturnya lirih.

 

Penyerahan kursi roda dan uang tunai kepada bapak Wiji Raharjo berlangsung singkat. Kemudian rombongan Yayasan GPC menuju kerumah Wiji 53 tahun warga Dusun Tambalan Srimartani Piyungan Bantul. Rumahnya berada di lereng bukit Piyungan. Wiji menderita lumpuh akibat penyakit stroke. Sebelum terkena strike Wiji adalah perajin wayang kulit. 

 

Namun sayang pekerjaan sangat dicintainya sebagai pembuat wayang kulit yang sudah digelutinya bertahun – tahun tersebut harus terhenti karena penyakit stroke. Ima Sundari, salah satu  anak Wiji mengatakan, sebenarnya ayahnya sudah cukup lama memimpikan bisa punya kursi roda. Namun karena keterbatasan ekonomi belum bisa membeli kursi roda. 

 

 “Sejak bapak terserang stroke kan sudah tidak bisa berjalan. Kami berharap bisa punya kursi roda. Tetapi ekonomi dikeluarga kami sangat terbatas sehingga itu menjadi hambatan,” ujar Ima.

 

Oleh karena itu, imbuh Ima Sundari, kami bersyukur kehadiran Yayasan GPC  yang datang membawa kursi roda untuk bapak. Kursi roda ini sudah lama kami inginkan dan selalu berdoa agar bisa memiliki kursi roda. 

 

“Doa kami terkabul, Allah mengirimkan orang-orang yang baik untuk membantu kami. Ternyata  kami tidak sendirian menghadapi beban hidup yang tidak ringan ini. ” jelas Ima lirih. 

 

Selesai bersilaturahmi ke rumah Wiji, rombongan Yayasan GPC meneruskan perjalanan membagikan kursi roda kepada  ibu Suratmi di Dusun Payak Cilik Srimulyo, bapak Wahyu Witiarto serta ibu Martiyem warga Payak Cilik Srimulyo Piyungan.

 

Ketua Yayasan GPC Syarief Guska Laksana mengatakan, yayasan yang dipimpinnya selain fokus pada pendidikan juga kesehatan dan penyandang disabilitas. 

 

“Prinsipnya Yayasan GPC ini fokus pada gerakan yang berorientasi untuk kegiatan sosial, membantu masyarakat di DIY,  baik bidang pendidikan kesehatan dan juga persoalan yang dihadapi masyarakat secara umum. Tetapi khusus hari ini kami secara marathon menyambangi warga yang membutuhkan bantuan kursi roda,”  Guska.

 

Sejak tahun pertama berdiri Yayasan GPC dibawah arahan anggota DPR RI Gandung Pardiman, terus melaksanakan misi sosial.

 

” Karena kita punya program  untuk sasaran seperti ini, warga kurang mampu. Kami akan terus berupaya membantu warga miskin dalam bentuk apapun sesuai kemampuan kami. Aksi kami ini murni sosial tanpa ada tendensi dan kepentingan apapun,” pungkasnya. (Okta/ Santosa)

%d bloggers like this: