Cakrawala News
Portal Berita Online

Yatim Mandiri Gelar Pameran Prestasi 28 Tahun Mandirikan Yatim & Dhuafa

0 37

JOGJAKARTA,CAKRAWALA.CO- Momentum bulan Syawal yang penuh keberkahan ini dimanfaatkan Yatim Mandiri dengan menggelar Mini Exhibition dengan tema Impactful Zakat. Mini Exhibition ini digelar di Sellie Coffee Malioboro, Yogyakarta.

Pameran ini bertujuan untuk menjalin silaturahim dengan berbagai pihak. Seperti masyarakat luas, stakeholder, serta para donatur.

” Pameran ini menunjukkan bagaimana rekam jejak Yatim Mandiri selama 28 tahun berkiprah memandirikan yatim dan dhuafa,” ungkap Patria A Wijaya Chief Media Yatim Mandiri.

Pameran dibuka pada 17 Mei 2022 pada pukul 13.00 WIB. Dalam rangkaian pembukaan pameran tersebut juga diisi dengan sesi dialog oleh Fatchuri Rosidin, Direktur IMZ (Inspirasi Melintas Zaman) dan Hendi Nurokhmansyah, Direktur Program Yatim Mandiri. Tema yang diangkat pun sama dengan tema Mini Exhibition, Impactful Zakat.

” Dialog ini mengupas bagaimana zakat bisa memberdayakan umat. Bukan sekadar 2,5 kg beras tiap akhir Ramadan,” ujarnya.

Direktur Yatim Ma diri H Mutrofin menjelaslan Mini Exhibition ini menampilkan rekam jejak prestasi Yatim Mandiri dari tahun ke tahun sejak 1994 sampai 2022. Selain itu juga ditampilkan beberapa lulusan lembaga pendidikan dan unit program yang berprestasi.

” Contohnya seperti lulusan Mandiri Entrepreneur Center yang telah sukses di dunia usaha maupun dunia industri. Serta para santri Insan Cendekia Mandiri yang telah menjadi hafidz al Quran. Serta yang telah kuliah di perguruan tinggi negeri. Tak ketinggalan berbagai program kemanusiaan, pendistribusian, dan pendayagunaan yang telah dilakukan Yatim Mandiri selama ini,” terang H Mutrofin.

Kemudian pada 18 Mei 2022, Yatim Mandiri merilis buku dengan judul Jejak-jejak Kemandirian. Buku ini adalah rangkuman kisah proses kemandirian para alumni Mandiri Entrepreneur Center (MEC).

“Sebanyak 17 kisah sukses para alumni MEC diceritakan dengan detil dan apik. Sehingga bisa menambah semangat para pembaca. Mulai bagaimana kehidupan para anak yatim setelah sang ayah meninggal, bagaimana mereka mengenal MEC, sampai bagaimana kehidupannya setelah lulus masa pendidikan di MEC,” tutur H Mutrofin.

Mutrofin menambahkan bahwa pameran ini menjadi salah satu sarana silaturahim Yatim Mandiri dengan berbagai pihak.

“Selain itu, Yatim Mandiri juga ingin lebih mengenalkan berbagai prestasi yang telah kami capai selama ini. Sehingga pihak luar lebih percaya pada kami. Dalam Mini Exhibition ini baru segelintir prestasi yang bisa kami jabarkan,” pungkasnya. ( Okta/ Santosa )

Leave A Reply

Your email address will not be published.