Cakrawala News
Portal Berita Online

WNA Ditangkap Sat Narkoba Polresta Sidoarjo, Saat Konsumsi Tembakau Gorila

0 103

SIDOARJO, CAKRAWALA.CO – Khaled WM Owda (28), warga negara asing (WNA) asal Palestina ditangkap anggota Satresnarkoba Polresta Sidoarjo, saat asyik mengkonsumsi tembakau sintetis atau yang juga disebut tembakau gorila. Dia diamankan saat berada di apartemen kawasan Waru, Sidoarjo.

Wakapolresta Sidoarjo, AKBP Deny Agung Andriana mengatakan, penangkapan terhadap WNA ini bermula dari informasi terkait adanya warga negara asing yang diduga mengkonsumsi ganja. Kemudian polisi bergerak melakukan penyelidikan dengan mendatangi lokasi. Setelah dipastikan kebenaran informasi tersebut, polisi langsung melakukan penangkapan terhadap pelaku.

“Personel unit Satresnarkoba Polresta Sidoarjo melakukan penggerebekan di kamar apartemen tersangka pada hari Kamis, 11 Februari 2021 sekitar pukul 20.00 WIB. Saat penggerebekan, anggota menemukan 2 klip ganja sintetis seberat 4,5 gram,” jelas Deny, Kamis 18 Februari 2021.

Khaled beserta barang buktinya langsung dibawa ke Mapolresta Sidoarjo untuk menjalani pemeriksaan lebih lanjut. Dari hasil pemeriksaan, ternyata paspor Khaled sudah kedaluwarsa.

“Dari hasil pemeriksaan, dia mengaku sudah dua tahun berada di Indonesia. Selama dua bulan terakhir berada di Sidoarjo. Paspornya pun sudah mati sejak tahun 2018 lalu. Pelaku juga sedang diburu pihak imigrasi,” terangnya.

Saat ini, polisi memburu pemasok tembakau gorila yang dikonsumsi oleh Khaled. Penyelidikan akan terus dilakukan untuk bisa menangkap pemasoknya. “Kami sudah mengantongi identitas pelaku serta ciri-cirinya. Apabila sudah tertangkap akan kami sampaikan,” imbuh Deny.

Akibatnya warga negara asing itu dijerat dengan pasal 112 ayat (1) JO pasal 127 UU RI No. 35 tahun 2009 tentang narkotika. Di sisi lain, petugas juga meringkus Stenly Wisnu Pradana (20) warga Perum Griya Candra Mas FA-17, RT 14/RW 11 Desa Pepe Kecamatan Sedati.

Tersangka asal Makasar tersebut juga mengedarkan nerkotika jenis tembakau sintesis. Dia diringkus petugas di area SPBU Jalan Tropodo Waru saat akan melakukan transaksi. Sementara dari hasil penggeledahan, petugas menyita empat bungkus plastik klip berisi tembakau sintetis dengan total bruto 372,24 gram.

Tersangka asal Makasar tersebut juga mengedarkan nerkotika jenis tembakau sintesis. Dia diringkus petugas di area SPBU Jalan Tropodo Waru saat akan melakukan transaksi. Sementara dari hasil penggeledahan, petugas menyita empat bungkus plastik klip berisi tembakau sintetis dengan total bruto 372,24 gram.

Tidak berhenti disitu, saat petugas melakukan penggeledahan di tempat kosnya, petugas berhasil mendapati berbagai bahan untuk pembuatan tembakau sintetis berupa dua bungkus plastik klip isi tembakau Gayo ijo super premium dengan total bruto 1,75 kilogram, dua botol yang berisi cairan methene metylalcohol atau methanol yaitu sebanyak 1 liter, dua botol berisi cairan ethanol 96 persen C2H5OH @ 1000 mL.

“Ternyata tersangka memproduksi tembakau sintetis di kamar kosnya,”ucapnya

Tak hanya itu, ada pula satu botol berisi cairan perasa, satu timbangan elektrik, 181 bungkus kosong warna coklat, 75 bungkus kosong warna biru, 35 bungkus kosong warna merah, 84 bungkus kosong warna coklat, 38 bungkus kosong warna silver.

“Kemudian 19 lembar sticker hologram, 32 kerdus kosong ukuran kecil dan satu buah handphone merk vivo warna hitam,” ujar Deny.

Tersangka Wisnu disangkakan dengan pasal 114 ayat (1) atau 112 ayat (1) JO pasal 127 UU RI No. 35 tahun 2009 tentang narkotika. Tersangka yang juga disapa Gendut tersebut tak hanya mengedarkan barang hatam itu di Sidoarjo, namun juga di luar pulau bahkan hingga ke Papua.  (Win)

Leave A Reply

Your email address will not be published.