Cakrawala News
Portal Berita Online

Warga Ternate Panik Serbu Apotik Cari Masker dan Hand Sanitizer

0 1,151

TERNATE,CAKRAWALA.CO- Warga Kota Ternate,Provinsi Maluku Utara mulai panik atas informasi positifnya dua WNI terjangkit virus corona. Mereka menyerbu apotik untuk mendapatkan masker perlindungan diri karena takut terjangkit Covid-19.

Kepanikan warga itu terlihat di sebagian besar apotik di ternate,Selasa (3/3/2020). seperti yang terlihat di apotik Kimia Farma dan Apotik Setia Farma para petugas apotik tampak melayani satu demi satu warga terutama ibu-ibu rumah tangga yang membeli masker untuk digunakan anggota keluarga mereka saat beraktifitas.

Selain masker, bahan perlindungan kesehatan lain yang menjadi incaran warga adalah gel pembersih tangan atau (Hand Sanitizer).

Masna Muslim salah satu warga mengaku, harus membeli masker karena melihat berita di televisi, virus corona telah masuk ke indonesia.

Untuk membeli satu helai masker merek tertentu,kata Masna,ia harus merogok kocek Rp 59.000 namun stoknya habis,sehingga mencari ke tempat lain di ternate.

” di Kimia Farma Kalumata hanganya Rp 59 ribu tapi habis makanya kita cari di sini ,” katanya.

Lantaran banyak di buru warga beberapa hari terakhir Apotik Setia Farma yang terletak di kawasan Jalan Pahlawan Revolusi ,Kelurahan Gamalama harus menjual pelindung pernapasan itu secara terbatas.

Pihak apotik mengaku, mereka menjual satu helai masker dengan harga Rp 2000 dan maksimal penjualnnya dibatasi sampai tiga helai/orang.

Owner apotik Setia Farma,Rudy menjelaskan,semenjak kejadian Covid-19 diluar negeri permintaan masker menunjukan peningkatan. Namun pasca presiden Jokowi mengumumkan dua WNI terjangkit virus Corona di wilayah Indonesia Senin kemarin mengakibatkan penjualan masker di ternate mengalami kenaikan signifikan.

” Ada permintaan dengan dos namun kita tak melayaninya ,masalahnya kita tak bisa beli lagi karena di pabrik stok bahan bakunya habis,” ungkapnya.

Ia mengimbau warga yang merasa tidak dalam keadaan sakit tidak perlu membelinya supaya dapat menjaga ketersediannya. Sebab, stok yang ada di apotiknya hanya stok lama yang sudah disiapkan tempo hari dan hanya bertahan beberapa hari kedepan.

” Petugas disini seluruhnya menggunakan masker karena mereka kontak langsung dengan warga dan pasien yang membeli obat bukan karena Corona,” tutupnya.***(IVN/ID)

Bagaimana Reaksi Anda Tentang Berita ini ?
+1
0
+1
0
+1
0
+1
0
+1
0
+1
0

Leave A Reply

Your email address will not be published.

%d bloggers like this: