Cakrawala News
Portal Berita Online

Warga Terdampak Korban Lumpur Demo Kantor Developer Perumahan di KNV

0 715

SIDOARJO, CAKRAWALA.CO – Puluhan warga perumahan Kahuripan Nirwana Village (KNV) demo di depan kantor pengembang perumahan PT Mutiara Masyhur Sejahtera (MMS). Aksi warga didasari lantaran lampu PJU padam sudah sejak Hari Raya Idul Fitri silam. Aksi warga dimulai pukul 16.00 hingga pukul 19.00 mereka masih melakukan aksi demo damai degan menduduki kantor tersebut, 3 Juni 2020.

Puluhan warga RW 07, menuntut pihak manajeman perumahan KNV memperhatikan penerangan lampu dilingkungan perumahan. “warga menuntut penerangan jalan yang diduga sepihak dimatihkan. Apalagi ini masa PSBB dan itu jika tidak dihidupkan akan menimbukan suatu kejadi diluar yang tidak kita inginkan tindak kriminal,” ujar Ali Rahmad, koordinator warga aksi demo.

Ada sebanyak 1150 rumah, kurang lebih ada 3000 jiwa, warga RW 07 tidak mendapat penerangan. Warga yang masyoritas korban lumpur ini menuntut pihak pengembang tidak sepihak, sebab di lokasi lainya di KNV PJU nyala.

Ditambahkan RW 07 Sukardi, pihak pengembang MMS sudah seringkali membohongi warga. Salah satunya fasum makam hingga saat ini belum dibuatkan.

“Sejak kita tinggal di perumahan KNV, terdampak bencana lumpur. Hingga saat ini fasum makam untuk warga belum dibuatkan oleh pengembang perumahan. Info yang kita dapat, manajemen belum bayar PLN, sehingga listrik PJU di area kita tinggal padam,” pungkas pak RW.

Ada sekitar 2000 warga korban lumpur yang tinggal di KNV bersedia memilih skema cash and resetlement setelah ditawari pihak Minarak Lapindo Jaya saat itu sebagai juru bayar, mengantikan rumah mereka yang tenggelam akibat luapan bencana lumpur saat itu. Sementara itu saat wartawan hendak mengkonfirmasi aksi demo warga, tidak ada pihak manajemen yang bersedia dikonfirmasi. (Win)

 

 

Leave A Reply

Your email address will not be published.