Cakrawala News
Portal Berita Online

Warga Simo Angin-Angin Wonoayu Dikroyok Sejumlah Pemuda dan Ditusuk

0 62

SIDOARJO, CAKRAWALA.CO-Pengeroyokan hingga mengakibatkan seorang warga tewas oleh sejumlah pemuda dengan ciri-ciri berambut cepak alias pendek. Terjadi di depan minimarket Wonoayu, Sidoarjo, Minggu 15 Desember 2019.

Korban diketahui bernama M Andre Firmansyah warga Simo Angin-Angin Kecamatan Wonoayu. Diantara para pemuda yang mengeroyok korban ada yang menusuk di bagian perut hingga meninggal dunia saat perjalanan ke rumah sakit.

Amalia Khasanah, istri korban menceritakan, ia bersama suaminya naik mobil dalam perjalanan pulang dari Malang ke Wonoayu. Saat melintas di Pasar Suko, korban didahului oleh mobil lain berwarna putih dan sangat mepet.

ads bukopin

Tersinggung dengan perbuatan pengendara mobil putih, korban berusaha mengejar. Korban pun berusaha mendahului mobil tersebut di sekitar Desa Jimbaran Wetan.

“Di belakang mobil putih itu ada beberapa motor yang mengikuti. Sekelompok pemuda itu menggedor-menggedor mobil kami,” katanya, saat dikonfirmasi awak media.

Karena ketakutan, korban memutuskan untuk berhenti di depan minimarket sekitar pasar Wonoayu. “Saya berhenti, mobil putih itu berhenti di seberang minimarket, pemotor yang gedor-gedor juga berhenti di sekitar minimarket,” ungkapnya.

Masih kata Amalia, ciri-ciri orang yang mengeroyok suaminya adalah pria berambut cepak alias pendek ada sekitar 10 orang.

“Saat suami turun dari mobil langsung dikeroyok sekelompok pemuda beserta sopir mobil putih tersebut. Suami saya dipukul dan ditendang,” tandasnya.

Saat di keroyok, sepertinya diantara pemuda ada yang membawa senjata tajam. Korban mengalami luka tusuk di bagian perut dan terduduk di teras minimarket. Sekelompok pemuda itu membubarkan diri dan kabur setelah dilerai oleh warga setempat.

Melihat kondisi M Andre Firmansyah kesakitan, Amalia mengantarkan  suaminya ke puskesmas Wonoayu. Karena lukanya yang cukup parah, korban dirujuk ke RS Delta Surya. Sayang, nyawanya tidak tertolong dan tewas dalam perjalanan ke rumah sakit.

Tak lama kemudian, anggota Unit Reskrim Polresta Sidoarjo tiba di rumah sakit untuk mengidentifikasi korban. “Pelaku masih dikejar,” singkat salah satu anggota polisi yang mengidentifikasi korban.

Senin (16/12//2019) dini sekitar pukul 01.15, Kapolresta Sidoarjo Kombes Pol Zain Dwi Nugroho meninjau lokasi kejadian pengeroyokan. “Kasus ini masih kita dalami, kami masih mengumpulkan bukti dan pemeriksaan saksi-saksi,” terangnya di depan wartawan

Ia juga menyebutkan jika jenazah korban telah dibawa ke RS Bhayangkara untuk dilakukan otopsi. Hal itu untuk mengetahui penyebab kematian korban. “Sementara ada luka di bagian perut,” pungkasnya. (Uji/Win)

 

Leave A Reply

Your email address will not be published.