Cakrawala News
Portal Berita Online

Warga Siman Gelar Demo Tolak Pendirian Kandang Ayam Tanpa Izin

0 485

PONOROGO,CAKRAWALA.CO – Warga Desa Ronosentanan Kecamatan Siman Kabupaten Ponorogo gelar Demo tolak pendirian kandang tanpa izin, Senin (23/11/2020) yang di didirikan oleh Supardi mantan Sekertaris Desa tepat di lingkungan padat penduduk dan di area dekat Madrasah Diniah.

Warga dari 4 RT di Desa Ronosentanan Kecamatan Siman Kabupaten Ponorogo ini serentak menolak atas pembangunan Kandang ayam ras itu karena menurut warga bisa mengakibatkan pencemaran udara sekitar dan menimbulkan bau yang mengganggu masyarakat di 4 RT.

Warga, dengan membawa Poster dan sepanduk, bersama-sama menggelar Demo di jalan menuju kandang ayam ras yang di bangun itu dan menempelkan sepanduk serta poster tersebut di tengah jalan yang menuju kandang ayam ras yang berada di Desa Ronosentanan Kecamatan Siman Ponorogo.

ads bukopin

Koordinator aksi yang menolak dengan didirikannya kandang tersebut, Agung Priyanto mengatakan,”kami dari RT.01/RW.01, RT.01/RW/02, RT.02/RW.01 dan RT.02/RW.02 menolak atas pembangunan atau pendirian kandang ayam ras ini, dan kami ingin untuk di bongkar. Karena ini nanti ketika diisi ayam ras akan mengganggu dan menimbulkan polusi udara dilingkungan kita,”katanya.

Agung juga menambahkan,”Pemilik kandang ini untuk pendiriannya kandang ayam ras juga tanpa izin masyarakat. Yang jelas kandang ini nanti bisa mengganggu lingkungan kita, mengakibatkan polusi, dan dampaknya kelingkungan juga tidak baik. Selain untuk kita, ini juga berimbas kepada anak cucu kita nantinya jika di teruskan akibat dari bau nya,”tambahnya.

4 RT ini menolak kandang ayam yang di bangun oleh Supardi, salah satu warga Desa Ronosentanan karena tidak adanya izin kelingkungan dan menurut warga akan menggagu polusi udara disekitar warga masyarakat karena jaraknya antara kandang ayam ras dengan rumah penduduk hanya sekitar 150 meter.

Ali Suroso, salah satu warga yang juga ikut demo merasa resah atas pembangunan kandang ayam itu,”warga sangat resah dengan adanya kandang ini, karena dekat dengan pemukiman dan Madrasah Diniah (Madin), maka saya meminta Pemerintah Daerah untuk membongkar kandang ini, karena masyarakat sudah resah, dan sudah tidak ada negosiasi dan harus di bongkar,”ungkapnya.

Sementara itu, Salah satu Tokoh Masyarakat menjelaskan,”selama dibangunnya kandang ini, masyarakat sangat terganggu seperti yang sudah di sampaikan ini tadi. Sebenarnya usaha boleh saja, akan tetapi kalau usaha dan menjadikan resah masyarakat itu jangan sampai, dan rejekinya juga tidak akan barokah. Dan pada intinya kami dari 4 RT ini menolak atas didirikannya kandang ayam Ras ini,”jelasnya.

Warga dari 4 RT ini setelah selesai menggelar Demo meminta pembongkaran kandang ayam tersebut langsung membubarkan diri secara tertib dan kembali kerumahnya masing-masing. (Sus)

Leave A Reply

Your email address will not be published.