Cakrawala News
Portal Berita Online

Warga Pandean Trenggalek Hasilkan Rupiah dari Seni Merajut

0

TRENGGALEK CAKRAWALA.CO – Berawal dari hobi merajut, kini warga Desa Pandean Kecamatan Durenan Trenggalek bernama Dwi Avryllia Rahmawati Putri mulai menikmati pundi-pundi rupiah dari hasil karya seni merajut yang ditekuninya sejak 2015 silam.

Gulungan benang itu disulap menjadi berbagai kerajinan tangan yang unik dan menarik.

Dengan telaten dan penuh kehati-hatian, perempuan satu anak ini merajut helai demi helai benang hingga bisa menghasilkan produk seperti tas, dompet, bros, baju dan masih banyak lagi yang lainnya.

Lia (sapaannya) menuturkan, jika sebelumnya, merajut hanyalah sekadar iseng mengisi waktu luang.

“Awalnya hanya hobi saja, namun karena ada yang minat untuk membeli, akhirnya saya tekuni. Kalau pas waktu senggang, saya merajut,” tuturnya.

“Modal awal untuk membuat kerajinan tangan hanya 50 ribu rupiah dan itu pun bisa menghasilkan berbagai macam hasil rajutan,” imbuhnya.

Upaya yang dilakukannya itu rupanya mendapat apresiasi dari teman-temannya dan mulai banyak yang pesan. Ia tidak menyangka jika banyak respon positif atas karyanya itu.

“Harganya bervariasi, tergantung tingkat kerumitan, ukuran produk dan lama pengerjaannya. Contoh seperti tas dan dompet dijual dengan harga 75 ribu hingga 850 ribu rupiah per buah,” ungkap dia.

Lia yang juga gemar menanam bunga ini menambahkan, dirinya mengaku menyenangi kerajinan tangan sejak duduk di bangku SD. Kala itu ia pun sudah memahami dasar-dasar merajut dan baru mulai belajar lagi 4 tahun lalu hingga sekarang.

“Bisa dibilang, merajut adalah hobi yang masih aku tekuni hingga kini. Dari situlah aku mulai bisa membuat produk-produk yang bisa dipakai sehari-hari, seperti tas, bros, dan dompet. Bahkan dari situ pula, bisa mendapatkan penghasilan tambahan,” jelasnya.

Keinginannya untuk merajut bertambah besar ketika ia sudah bisa menghasilkan sebuah karya rajutan dan mendapat apresiasi teman-temannya.

“Dari situ aku mulai belajar secara otodidak lewat video tutorial saja,” kata Lia.

Ia merasa semakin menggemari merajut dan ingin menghasilkan rajutan yang bervariasi dan bagus-bagus seperti yang dilihatnya di video. Itulah kemudian yang membuatnya semakin termotivasi belajar merajut agar bisa menghasilkan produk-produk yang lebih bagus dan bernilai.

“Alhamdulillah disela-sela kesibukan sebagai ibu rumah tangga dan mendapat dukungan suami suami, akhirnya saya mulai mengembangkan usaha rajut ini,” tutupnya.(ag).

Leave A Reply

Your email address will not be published.