Cakrawala News
Portal Berita Online
idul cakrawala

Warga Obi Bawa Kasus Amazing Tabara ke Jalur Hukum

0 81

TERNATE,CAKRAWALA.CO- Warga tiga desa di Kecamatan Pulau Obi,Kabupaten Halmahera Selatan,Provinsi Maluku Utara (Malut) akan membawa kasus PT Amazing Tabara ke jalur hukum.

Didampingi Lembaga Bantuan Hukum (LBH) Canga Maluku Utara, warga Desa Sambiki, Anggai dan Air Mangga akan mempidanakan perusahaan PT Amazing Tabara karena diduga melakukan praktik pemalsuan dokumen syarat Ijin Usaha Pertambangan (IUP) guna melakukan kegiatan eksplorasi pertambangan di desa mereka.

Selain pemalsuan dokumen, perusahan itu diduga melakukan penyerobotan ribuan hektare lahan perkebunan hingga pemukiman milik warga.

Kepada wartawan, Jumat 21 Januari 2022, direktur LBH Canga Maluku Utara, Supriadi mengungkapkan, setelah disepakati dengan pihak terlibat yang tertuang dalam surat kuasa, pihaknya akan mendapingi masyarakat Obi untuk memproses PT Amazing Tabara ke jalur hukum.

“ Kita sudah melakukan pertemuan. Target peretemuan itu ada dua, yang pertama, memastikan soal data untuk kemudian dijadikan sebagai dasar proses hukum apa yang diambil,” katanya.

Sementara yang kedua,Lanjut Supriadi, pihaknya mempelajari sedetail mungkin perkara yang dimaksud.Bila kemudian ditemukan adanya hal-hal yang sifatnya masuk ke dalam unsur pidana maka langkah hukum secara pidana akan diambil.

Tak hanya dua opsi tersebut, proses hukum tata negara pun bisa dilakukan LBH Canga merujuk hasil rekomendasi DPRD ke Pemerintah Provinsi Maluku Utara untuk pencabutan izin perusahan itu.

“ Upaya administrasi ke gubernur dan apabila proses administrasi itu mengalami kegagalan maka kita akan banding administrasi dan banding keberataan dengan administrasi,” jelas Supriadi.

Setelah melakukan amatan lapangan, kuasa hukum masyarakat tiga desa tersebut membenarkan bahwa sekitar 75 persen lahan produksi PT Amazing Tabara masuk lahan perkebunan dan pertanian masyarakat.

“ Memang eksistensi program investasi yang dilakukan oleh pemerintah tunjuannya mensejahterahkan masyarakat,namun dengan melihat kondisi perusahaan yang ada, lalu dipaksakan maka tentu jauh dari esensi investasi,” cetusnya.

Ia menambahkan, bila dilihat dari rekomendasi DPRD, perusahan Amazing Tabara memiliki IUP eksplorasi yang sudah terbit namun fakta dilapangan kegiatan tersebut tidak ada sama sekali.

Selain itu, ditemukannya bebepa keganjalan pemetaan wilayah PT Amazing Tabara yang disampaikan Komisi III melalui data penyampaian laporan dan rekomendasi DPRD ke Gubernur Maluku Utara beberapa waktu lalu.

Dalam uraianya peta penggunaan lahan PT Amazing Tabara dari sumber beberapa peta yang termuat pada legenda merupakan peta penggunaan lahan Kabupaten dan Rancangan Tata Ruang Wilayah (RTRW) Halmahera Timur (Haltim) bukan Halmahera Selatan. (*)

Leave A Reply

Your email address will not be published.