Cakrawala News
Portal Berita Online

Warga Mengeluh Ngurus Pemecahan Sertifikat Hampir 1 Tahun Belum Selesai

7
SIDOARJO CAKRAWALA.CO , Lamanya proses pengurusan sertifikat tanah di kantor Badan Pertanahan Nasional (BPN) dan Agaria Tata Ruang (ATR) Sidoarjo, dikeluhkan oleh pemohon yang sedang mencoba mengurus sendiri pemecahan sertifikat, sejak bulan Juli tahun 2017 hingga sekarang bulan Mei 2018, belum ada kabar kapan akan selesai.
Joko Tri Mariono (24), anak dari Siti Istamar (55), warga Dusun Sumotuwo, Sumokembangsri, Kecamatan Balongbendo. Mengaku kepada para awak media jika hampir satu tahun proses pengurusan berkas tidak selesai-selesai.
ads bukopin
“Saya di suruh Ibu untuk ke kantor BPN Sidoarjo mengecek berkas sertifikat apa sudah selesai atau belum dan sering kali saya cek ke kantor BPN. Di PHP (Pemberi Harapan Palsu) terus oleh petugas,” ujar Joko.
Masih menurut Joko mengatakan, padahal dalam setiap kesempatan Presiden RI Joko Widodo selalu menekankan untuk pelayanan agraria dan pertanahan dipercepat. Namun kenyataanya proses pengurusan hingga menjelang Lebaran Tahun ini belum juga selesai.
BerdasarkanLampiran II Peraturan Kepala Badan Pertanahan Nasional Nomor 1 Tahun 2010 tentang Standar Pelayanan dan Pengaturan Pertanahan (“Perka BPN No. 1/2010”), jangka waktu pemecahan/pemisahan satu bidang tanah milik perorangan adalah 15 (lima belas) hari.
Secara terpisa Arka Kasubag TU BPN/ATR Sidoarjo mengatakan akan membantu mengecekan sampai sejauh mana berkas yang diajukan atas nama Siti Istamar tersebut.
“saya cek kan dulu ya… mas, ini kebetulan anak-anak uda pulang kerja (pegawai dibidangnya) besok saya kabarin,” ujarnya saat ditemui di kantornya sore hari.
Biro Jasa Hanya 3 Bulan
Sementara itu dari hasil investigasi di kantor BPN Sidoarjo, seorang Biro Jasa yang bekerja di salah satu Notaris di Sidoarjo berani menjanjikan proses pengurusan tidak lama hanya membutuhkan waktu tiga bulan saja.
“pecah sertifikat itu gampang mas, cuma tiga bulan jadi dengan catatan berkas lengkap.” Pungkas salah satu Biro Jasa yang mewanti-wanti agar namanya tidak dimediakan.
Selain proses pengurusan hanya memakan waktu 3 bulan jika lewat biro jasa, harga pengurusan persertifikat di kenakan biaya Rp 3 Juta rupiah. (rizal)

Comments are closed.