Warga Keluhkan Dampak Pasar Pagi di Desa Sidokerto Buduran Membuat Macet

SIDOARJO, CAKRAWALA.CO-Keberadaan Pasar Sono Desa Sidokerto Buduran yang sebagian lapaknya berada di atas bahu jalan dan tanah irigasi mulai meresahkan warga dan pengguna jalan. Betapa tidak disaat jam sibuk lalu lintas kawasan ini terlihat macet dan semrawut.

Keluhan tersebut diungkapkan warga setempat yang seringkali merasa terganggu saat pagi hari berangkat kerja atau antar anak sekolah, pasti melewati macet akibat adanya pasar meluber di tepi jalan.  “Hampir setiap pagi kondisi jalan di area pasar macet, orang yang akan berbelanja otomatis berdirinya dipinggir jalan,” ungkap Indah warga Perumahan Park Royal ini.

Diungkapkan wanita yang berprofesi sebagai pengacara ini, banyaknya lapak yang berdiri di bahu jalan merupakan salah satu penyebab kemacetan.  Selain itu, tidak jelasnya pengelola pasar ini sehingga siapapun bisa membuka lahan parkir dipinggir jalan. “Ada sekitar empat tempat parkir yang dengan seenaknya menjadikan jalan sebagai lahan parkir,” ucapnya.

Pihak Instansi terkait harus segera turun menyikapi kondisi ini lanjut Indah, untuk keluar dari area pasar ini menuju jalan raya membutuhkan waktu lama. “Lebih setengah jam lho, dan ini juga dirasakan oleh warga dan pengguna jalan yang lain,” ucapnya.

Sementara itu Sukarno warga Sidokerto mengaku, banyaknya lapak yang berdiri di sepanjang jalan dan tanah irigasi di Sono ini pedaganggnya kebanyakan bukan warga Sidokerto, tapi pedagang dari luar yang tiba-tiba memanfaatkan tanah irigasi tersebut.

“Disinyalir ada pihak yang sengaja memanfaatkan tanah irigasi ini untuk dijual kepada para pedagang, yang jelas bukan dari Pemdes Sidokerto, “ucapnya.

Sementara itu Kepala Satuan Pol. PP Kabupaten Sidoarjo Widyantoro Basuki mengatakan, pihaknya akan menindaklanjuti keluhan warga dan pengguna jalan terkait kemacetan yang ada di kawasan pasar Sono Sidokerto Buduran ini.

“Kita akan koordinasi dengan pihak kecamatan Buduran untuk segera memberikan surat peringatan kepada para pedagang,”tegasnya.

Ditambahkan Widyantoro, untuk lapak-lapak liar yang berdiri diatas tanah pengairan dan bahu jalan ini memang salah satu penyebab kemacetan dan dari segi keindahan juga sangat mengganggu. “Untuk itu kita juga akan koordinasikan dengan pihak PU untuk masalah ini,”ujarnya.

Pantauan dilokasi, lalu lintas dikawasan Pasar Sono Sidokerto Buduran ini selalu macet terutama saat pagi hari pukul 06.00 hingga pukul 07.30. Penyebab kemacetan disebabkan karena lokasi parkir yang semrawut. disamping itu banyaknya berdiri lapak-lapak diatas tanah pengairan dan bahu jalan sehingga para pembeli harus berdiri di badan jalan saat berbelanja. (win)

Facebook Comments
%d bloggers like this: