Cakrawala News
Portal Berita Online
Banner Sky Kiri
Banner Sky Kanan

Warga Kec. Senen Minta Kajari Melakukan Penyelidikan Aset Halte Yang Ditelantarkan

Tampak Dalam Gambar Halte Jalan Stasiun Senen Berubah Fungsi Menjadi Lapak Pedagang (Foto: Irvan Siagian / Cakrawala.co)

 

JAKARTA, CAKRAWALA.CO- Bertahun-tahun keberadaan Halte, tempat pemberhentian Bus di sepanjang Jalan Stasiun Senen dibiarkan terbengkalai.

Pasalnya, kondisi fasiltas sarana umum ini merupakan aset milik Dinas Perhubungan Provinsi DKI Jakarta.

“Aneh sekali, halte yang berantakan seperti itu dibiarkan berubah fungsi menjadi lapak Pedagang Kaki Lima (PKL) hingga bertahun-tahun. Padahal pembangunannya menggunakan Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (APBD) Dinas Perhubungan Provinsi DKI Jakarta. Pihak Kejaksaan Negeri (Kajari) harus melakukan penyelidikan karena menelantarkan aset,” ungkap Joko (59) warga Kecamatan Senen, Kamis (19/09/2019) siang.

Pantauan dilapangan, menjamurnya lapak-lapak pedagang yang menguasai halte ini ada pula angkutan umum seperti Bajaj dan Ojek Online (Ojol) yang turut mewarnai kesemrawutan di kawasan sepanjang Stasiun Senen, sehingga menyebabkan penyempitan jalan yang memicu kemacetan arus lalu lintas.

“Halte tinggal kerangka yang terbengkalai ini merupakan aset Dinas Perhubungan Provinsi DKI Jakarta. Masa diterlantarkan begitu saja,” keluh Amir (47) penjalan kaki.

Sementara, Kepala Satuan Pelaksana (Kasatpel) Kecamatan Senen, Irfanuddin menyebutkan, halte di wilayah Kecamatan Senen terhitung ada sebanyak 25 buah halte kondisi nya memprihatinkan.

“Rata-rata halte tersebut membutuhkan perbaikan seperti halte di sepanjang Jalan Stasiun Senen,” ujarnya.

Ditambahkannya, soal perawatan halte tersebut ada di tingkat Sudin Bina Marga Jakpus.

“Tapi halte, aset Dinas Perhubungan Provinsi DKI Jakarta ini hingga sampai saat ini belum diserahkanterimakan ke Dinas BM Provinsi DKI Jakarta,” paparnya. (Is)

Facebook Comments
%d bloggers like this: