Cakrawala News
Portal Berita Online

Warga Demo Tolak Puskesmas Sidodadi Akan Dijadikan Ruang Isolasi Pasien Corona

0 126

SIDOARJO, CAKRAWALA.CO – Upaya Pemerintah Daerah Kabupaten Sidoarjo, Jawa Timur untuk mencari rumah sakit yang akan digunakan isolasi bagi Pasien Dalam Pengawasan (PDP) dan Orang Dalam Pengawasan (OPD) virus Covid-19 mendapat penolakan warga Desa Sidodadi Kecamatan Candi. Warga menolak Puskesmas Sidodadi menjadi ruang isolasi karena takut akan dampak dari Virus Covid-19.

Aksi demo puluhan warga ini dilakukan di depan bangunan puskesmas pembantu Desa Sidodadi Kecamatan Candi Selasa siang, 31 Maret 2020. Warga membentangkan spanduk dan poster di depan bangunan Puskesmas yang baru jadi tersebut. Warga menolak lantaran takut dampak yang di timbulkan karena letak Puskesmas tersebut berada di pemukiman warga. Warga takut tertular Virus covid-19 dari orang yang akan di rawat seperti penolakan warga di daerah lain. “Pokoknya kami menolak kalau dijadikan tempat isolasi Corona,kami takut tertular,” kata Ny. Tunah (53).

Hal senada disampaikan Ny.Kemi yang rumahnya bersebelahan dengan Puskesmas Sidodadi. Sejak ada berita mengenai Puskesmas Sidodadi akan dijadikan tempat isolasi pasien Covid-19,dirinya resah tidak bisa tidur. Rumahnya yang bersebelahan dengan bangunan Puskesmas khawatir Covid-19 akan menularkan pada keluarganya.”Rumah saya paling dekat dengan puskesmas,sejak terdengar berita itu saya tidak bisa tidur takut tertular Corona, ujar Ny. Sukemi.

Plt Bupati Sidoarjo, Nur Ahmad Saifudin yang tiba di lokasi unjuk rasa mengajak perwakilan warga untuk berdialog mencari titik temu permasalahan ini. Di dampingi Kapolresta Sidoarjo Kombespol Sumardji,S.H dan Komandan Kodim 0816 Sidoarjo Letkol inf.M.Iswan Nusi  dan Kepala Dinas Kesehatan Sidoarjo dr. Syaf Satriawarman, Cak Nur panggilan akrab Wakil Bupati Sidoarjo menegaskan bahwa kebijakan yang diambil Pemkab Sidoarjo sudah mempertimbangkan berbagai hal, baik bagi yang sakit maupun bagi yang sehat.

Oleh karena itu Cak Nur menegaskan warga tidak perlu khawatir bila nantinya Puskesmas Sidodadi Candi dijadikan tempat isolasi pasien Covid-19.  “Kita sudah mempertimbangkan baik buruknya bagi warga, kita juga mencari alternative tempat lain untuk isolasi pasien Covid -19,” tegas Cak Nur.

Di Sidoarjo terdapat 5 rumah sakit yang dijadikan rujukan merawat pasien Covid-19 yakni, RSUD Sidoarjo, RS Siti Hajar,RS Siti Khadijah,RS Mitra Keluarga Waru, dan RS Anwar Medika Krian. Oleh karena itu Pemerintah Kabupaten Sidoarjo di rasa perlu mencari tempat lain untuk merawat pasien Covid-19 karena jumlah pasien Covid 19 terus bertambah. Kabupaten Sidoarjo saat ini terdapat ODP (orang dalam pemantauan) 150 orang, PDP (pasien dalam pengawasan) 51 orang, positif covid 10 orang dan meninggal 3 orang. (Rizal/Win)

Leave A Reply

Your email address will not be published.