Cakrawala News
Portal Berita Online

Warga dan Jamaah Masjid Tolak Pembangunan Wisata Bukit Mas

0 22

SURABAYA, CAKRAWALA.CO-Jamaah Masjid Al Hidayah dan warga RW 04 dan RW 06 kelurahan Lidah Wetan, Kecamatan Lakarsantri menolak adanya pembangunan Wisata Bukit Mas (WBM), pasalnya pembangunannya berdekatan dengan Masjid Al Hidayah, yang dikhawatirkan dapat mengakibatkan kerusakan struktur bangunan Masjid Al hidayah.

Sebagai bentuk protes dan penolakan pembangunan, warga dan jamaah Masjid memasang banner besar yang dipasang dibeberapa titik, ada yang bertuliskan, “MASJID INI DIBANGUN DARI AMAL JARIYAH JAMAAH, BUKAN SUMBANGAN PT OJO SAK KAREPE DEWE” (Masjid ini dibangun dari amal jariyah Jamaah, bukan sumbangan PT jangan sesuka hati sendiri). Ada lagi dengan tulisan, “BANGUN BANGUNO TAPI KUDU ONO KATA SEPAKAT SIK LUR WISATA BUKIT MAS MIKIR” (silahkan membangun tetapi harus ada kata sepakat dulu saudara wisata bukit mas).

Pengurukan dan pembangunan ruko di sebelah Masjid.

 

Mulyono juru bicara tim 12 Masjid Al Hidayah kepada wartawan media ini menjelaskan” permasalahan ini ada sejak bulan april tahun 2021, sudah beberapa kali diadakan mediasi, tetapi belum menghasilkan kesepakatan. “kami menginginkan Masjid kami aman, baik sebelum dibangun, waktu dibangun, atau setelah dibangun. Dan ada yang bertanggung jawab, apabila pembangunan ini berdampak pada bangunan Masjid Al Hidayah, oleh karena itu harus ada kesepakatan terlebih dahulu” ucapnya sabtu, 8 /1/2021.

Mulyono melanjutkan” masjid ini dibangun tahun 2010, dari amal jariyah Jamaah dan warga, sedikit- sedikit akhirnya Masjid bisa berdiri walaupun belum 100 persen, pondasinya dulu juga menyesuaikan anggaran, oleh sebab itu, adanya Pengurukan dan pembangunan rumah toko (ruko) Bukit mas ditakutkan berpengaruh pada bangunan Masjid.

Dilokasi Masjid yang sekarang berdiri, apabila hujan turun, air hujan kadang masuk ke area masjid, tidak bisa dibayangkan kalau pihak bukit mas akan melakukan pengurukan setinggi tiga meter, masjid bisa tenggelam oleh banjir,”ungkapnya.

“Pengurukan dan pembangunan (ruko) tersebut harusnya dikaji ulang, dan analisis mengenai dampak lingkungan (Amdal) dilaksanakan, serta yang tidak kalah penting harus diperhatikan tentang tingkat keamanannya, termasuk pada bangunan Masjid Al hidayah yang berada disebelahnya.

“Kami sebagai pengurus Masjid tentunya harus menjaga kenyamanan dan keamanan Masjid, sehingga jamaah Masjid nyaman dan aman saat beribadah. Warga dan jamaah Masjid sebenarnya tidak keberatan adanya pembangunan, silahkan membangun asalkan sudah ada kesepakatan bersama,”tutupnnya.

Sementara itu, Supangat ketua ketua RW 06 Kelurahan Lidah Wetan menambahkan,” persoalan ini sudah saya sampaikan ke Kepala Kelurahan Lidah Wetan, juga pernah kami tanyakan ke pemerintah Kota Surabaya akan tetapi masih belum mendapat jawaban pasti.

“Untuk itu kami mengharapkan Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya memperhatikan warga dan turun menyelesaikan persolaan ini secepatnya, agar tidak ada yang dirugikan,”pungkasnya. (Wiwid)

Leave A Reply

Your email address will not be published.