Cakrawala News
Portal Berita Online

Wanita Tangguh Penantang Anak Presiden, Tidak Main-main!

1 3,368

Solo, Cakrawala.co,- Kontestasi Pilkada Kota Solo bakal ramai. Bahkan sangat ramai karana anak seorang Presiden Gibran Rakabuming Raka selama ini diisukan akan melawan kota kosong, bahkan ada yang minta langsung dilantik saja tanpa pemilu.

Sindiran itulah yang mendorong banyak tokoh meminta wanita tangguh ini maju sebagai pesaing Gibran. Dialah HE Madam Astrid Sulastri Suntani.

Ia telah mendeklarasikan diri Senin Sore (10/8/2020) di Solo setelah didorong para tokoh Solo dan menyatakan kesiapannya.

ads bukopin

Programnya mendunia, yakni ingin menjadikan Kota Solo sebagai Pusat Etika Timur untuk Dunia International.

Para tokoh Solo yang dipimpin Sugiharto ramai-ramai memberi dukungan pada ex Pejabat BUMN Republik Indonesia ini, karena menurutnya hanya Madam Astrid S Suntani yang pantas memimpin kota Solo periode 2020-2025.

“Pesaing Madam Astrid S Suntani untuk jadi Walikota Solo, sangat lemah dan tidak punya kapasitas sebagai Pemimpin,” tegas para Tokoh berpengaruh kota Solo, tanpa menyebut nama pesaing HE Madam Astrid S Suntani.

Siapakah Astrid Suntani?

Astrid Sulastri Suntani adalah perempuan kelahiran Lampung, 15 Juni 1979, namun berdarah Jawa. Ia saat ini sedang menimbang kelima calon pendampingnya dari berbagai latar belakang. Ada yang dari kiai/ustaz, pengusaha, hingga politikus lokal Solo.

Astrid Suntani sudah mendeklarasikan diri sebagai calon wali kota atau cawali di Pilkada Solo 2020, Minggu (9/8/2020) malam.

“Saya ingin menjadikan semua warga Solo dan umat manusia hidup saling menghormati, menghargai. Tak ada saling fitnah dan mem-bully,” kata dia.

Astrid menceritakan, ia menghabiskan masa kanak-kanak hingga remaja di Lampung. Setelah lulus SMA, ia tinggal di Semarang untuk belajar di perguruan tinggi.

Ketika itu dia mulai belajar mandiri dengan berjualan polis asuransi secara door to door hingga bisa menjadi kepala cabang BUMN di bidang asuransi. Saat menduduki jabatan tersebut, Astrid mengaku membawahi enam kabupaten/kota di Jateng. Saat ini dia aktif dalam organisasi yang bergerak di bidang perdamaian dunia. Astrid juga menjadi pialang saham.

Sebelum memutuskan maju di Pilkada Solo 2020, Astrid Suntani sering mengikuti berbagai organisasi dan aktif menyuarakan kepedulian serta keberpihakannya terhadap para pedagang kaki lima (PKL), dan orang-orang yang tidak mampu secara ekonomi.

Astrid juga aktif di berbagai organisasi kemasyarakatan dan kepedulian untuk semua umat dan masyarakat kecil salah satunya menjadi wakil Asosiasi Pedang Kali Lima (APKLI) DPW Jateng.

Dia juga bergerak Aktif sebagai Kepala Divisi Rehabilitasi untuk Lembaga Anti Narkoba DPC LAN Kota Semarang. “Selain itu saya aktif sebagai Bendahara Pertiwi Kota Semarang yang kala itu sebagai tim sukses kemenangan Pak Jokowi saat Pilpres 2019,” urai dia. (fur/dbs).

Leave A Reply

Your email address will not be published.

  1. […] Astrid Sulastri Suntani adalah perempuan kelahiran Lampung, 15 Juni 1979, namun berdarah Jawa. Ia saat ini sedang menimbang kelima calon pendampingnya dari berbagai latar belakang. Ada yang dari kiai/ustaz, pengusaha, hingga politikus lokal Solo. […]

Leave A Reply

Your email address will not be published.