Cakrawala News
Portal Berita Online

Walikota Tanjungpinang Dikecam Tersangka Korupsi Jadi Kabid

0 1,383

TANJUNGPINANG, CAKRAWALA.CO – Seorang pejabat baru yang dilantik oleh Walikota Tanjungpinang, Rahma, pada Selasa (19/1) kemarin, ditengarai masih tersangkut kasus dugaan korupsi. 

Padahal semua tahu, bahwa mantan Kepala Bidang Aset pada Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) Pemerintah Kota Tanjungpinang, tengah menyandang status tersangka oleh Kejaksaan Negeri (Kejari) setempat.

Sumber di Kejari kota Tanjungpinang menyebut Yudi Ramdani ditetapkan tersangka kasus dugaan korupsi pada Bea Perolehan Hak atas Tanah dan Bangunan (BPHTB) di Badan Pengelolaan Pajak dan Retribusi Daerah (BP2RD) Tanjungpinang.

Sehingga, masuknya nama Yudi Ramdani mendapat sorotan tajam dari sejumlah pihak. Menurut penilaian mereka, dengan adanya nama Yudi Ramdani dalam rotasi jabatan baru ini telah melanggar TAP MPR No VI/2001 dan Tentang Etika Kehidupan berbangsa dan asas hukum dalam UU nomor 30/2014 tentang Administrasi Pemerintahan yakni asas kecermatan dan asas ketidakberpihakan.

Penilaian tersebut disampaikan Suherman SH selaku praktisi hukum kepada awak media ini, Rabu (20/1).

Suherman menambahkan, ASN seyogyanya harus punya kapasitas dan kapabilitas yang baik. Mereka juga harus bebas dari rekam jejak bermasalah baik secara hukum maupun sosial.

“Pasalnya individu bersangkutan hingga saat ini masih berstatus tersangka. Seharusnya Wali Kota melantik orang-orang yang memiliki rekam jejak yang baik dan teruji integritasnya,” kata Suherman.

 

Suherman SH, Praktisi Hukum, alumni Universitas Maritim Haji Ali (Umrah) Tanjungpinang

 

Untuk itu, Ia mendesak Wali Kota Tanjungpinang, Rahma untuk membatalkan rotasi pada Yudi Ramdani yang masih berstatus sebagai tersangka kasus korupsi.

“Bagaimana mengharapkan pemerintahan yang bersih, Kalau pejabatnya ada yang tersangka kasus korupsi dan patut dipertanyakan komitmen Wali Kota Tanjungpinang sebagai perempuan anti korupsi,” lirihnya.

Secara terpisah, anggota DPRD kota Tanjungpinang, Vicky Bahtiar menyayangkan sikap dan tindakan Wali Kota atas pelantikan tersebut.

Dikatakannya, masih banyak orang-orang cerdas di lingkungan pemerintah kota Tanjungpinang yang mampu mengisi posisi yang kini ditempati oleh Yudi Ramdani.

Justeru, Politisi termuda dari partai PKB kota Tanjungpinang ini menyarankan agar Wali Kota mempertimbangkan rotasi jabatan baru kepada ASN yang menyandang tersangka itu.

Mengingat, lanjut Vicky, agar ASN tersebut dapat fokus menyelesaikan kasus yang tengah dialaminya.

“Ketika dinyatakan tidak bersalah di pengadilan baru dilantik menjadi pejabat eselon sesuai dengan kemampuannya,” pungkasnya. (Fik)

Leave A Reply

Your email address will not be published.