Cakrawala News
Portal Berita Online
idul cakrawala

Wali Kota Blitar Pimpin Apel Pamor Keris, Masyarakat Diminta Tetap Taat Prokes

0 26

BLITAR CAKRAWALA.CO – Wali Kota Blitar Santoso memimpin apel Patroli Motor Penegakan Protokol Kesehatan di Masyarakat (Pamor Keris), bertempat di halaman Pemkot Blitar, Senin (24/1/2022) pagi.

Dalam apel Pamor Keris yang dihadiri Forkopimda Kota Blitar dan digelar secara serentak di seluruh kabupaten/kota di Jawa Timur ini, Wali Kota Santoso membacakan amanat Gubernur Khofifah.

“Menindaklanjuti instruksi Gubernur Jawa Timur dan atas saran yang diberikan Pak Luhut, Pangdam dan Kapolda agar hari ini menggelar apel Pamor Keris secara serentak di seluruh kabupaten/kota,” kata Wali Kota Blitar usai apel.

Lanjutnya, seperti yang diketahui bersama, eskalasi peningkatan kasus Omicron di beberapa daerah mengalami peningkatan, seperti di Surabaya ada 8 orang, Malang 3 orang, di Madiun bahkan sudah 9 orang.

“Kota Blitar Alhamdulillah, walaupun zona hijau namun tidak berarti kemudian kita lengah terhadap protokol kesehatan. Dengan apel pagi Pamor Keris ini diharapkan masyarakat dan petugas menyiapkan kembali kebiasaan cuci tangan, menggunakan masker, menjaga jarak, menghindari kerumunan, mengurangi mobilitas serta aplikasi PeduliLindungi harus dimaksimalkan lagi sampai petugas di tingkat Kecamatan, Kelurahan, RT RW. Jangan sampai Omicron masuk ke Kota Blitar,” ujarnya.

Wali Kota mengungkapkan, dana yang dikeluarkan pemerintah cukup besar dan juga menguras tenaga menangani Covid-19.

“Jangan sampai di tahun 2022 ini energi dan anggaran kita tersita ke sana Maka satu-satunya cara, baik preemtif maupun preventif kita lakukan himbauan kepada masyarakat untuk taat protokol kesehatan,” harapnya.

Oleh karena itu, kata Santoso, pemerintah daerah TNI dan Polri selalu bersinergi untuk selalu mengingatkan masyarakat.

“Setelah ini, saya akan meninjau kesiapan Rumah Isolasi (Rumis), tempat Isoter dan ruang karantina untuk melakukan pengecekan kembali. Kalau terjadi ledakan yang diprediksi terjadi bulan Pebruari dan Maret ini, minimal kita sudah siapkan tempatnya,” jelas Santoso.

“Untuk itu kita akan selalu melakukan operasi, termasuk operasi yustisi. Jika perlu diberikan sanksi agar semuanya menyadari betapa pentingnya, betapa bahayanya kalau kita abaikan protokol kesehatan,” pungkas Wali Kota. (ek)

Leave A Reply

Your email address will not be published.