Cakrawala News
Portal Berita Online

Waktu Penggunaan Internet dalam Sehari Masyarakat Indonesia Lebih dari 6 Jam

0 102

KABUPATEN TASIKMALAYA JABAR CAKRAWALA.CO – Waktu penggunaan internet dalam sehari masyarakat Indonesia lebih dari 6 jam karena saat ini seluruh aktivitas kita berada di internet. Tidak jauh berbeda dengan anak-anak yang juga kini setiap hari mengakses internet karena pembelajaran jarak jauh akibat pandemi.

Pandemi melahirkan sebuah era baru, sebagai orang tua memiliki banyak tantangan yang cukup berat di era digital. Ginna Desiana, founder dolananyuk.id menjelaskan, dimulai dari akses internet yang semakin mudah karena untuk mendapatkan internet itu cukup hanya tinggal di rumah. Kini hampir setiap rumah sudah memiliki jaringan Wi-Fi sendiri. Anak-anak juga sudah merasa butuh selalu butuh dengan internet sama seperti orang dewasa.

“Karena ada yang Wi-Fi di rumah sehingga mereka merasa bebas terkoneksi tanpa aturan. Dibutuhkan ketegasan dari orang tua untuk hal ini karena mereka merasa memiliki gawainya plus koneksinya. Berbeda dengan 10-15 tahun lalu, kita harus jalan dulu ke warnet untuk mengakses internet, butuh usaha lebih untuk terhubung di internet,” jelasnya saat menjadi pembicara dalam Webinar Gerakan Nasional Literasi Digital 2021 di Kabupaten Tasikmalaya, Jawa Barat, Kamis (15/7/2021).

ads harlah pkb

Tantangan lain adalah orang tua malas belajar atau tidak ada keinginan untuk masuk ke dalam dunia maya anaknya. Padahal itu sangat berbahaya bagi kehidupan mereka di dunia digital tidak ada yang mengawasi.

Kebanyakan dari orang tua juga tidak paham risiko, tidak tahu bahwa berbelanja online sembarangan itu berakibat apa. Tidak paham untuk menjaga keamanan digital, tidak menjaga privasi anak-anak mereka di dunia digital.

Paling parah adalah orang tua tidak tahu harus bagaimana. Misalnya, ketika anak-anaknya sudah melihat konten yang belum sepantasnya mereka lihat. ketika anak-anak sudah kecanduan gawai dan game online. Banyak orang tua tidak tahu harus ke mana.

“Padahal sebenarnya bisa disembuhkan oleh psikolog bisa datang ke untuk konsultasi. Biasanya mereka tidak tahu hanya menyelesaikan sendiri sehingga anak bertambah parah kecanduan bahkan bisa berbuat hal-hal yang di luar dugaan,” jelasnya

Lantas, bagaimana kehidupan anak masa kini tidak bisa lepas dari penggunaan media sosial. Bagaimana membuat lingkungan yang aman untuk mereka. Jangan izinkan anak di bawah umur untuk menggunakan media sosial. Di bawah 13 tahun aturan dari media sosial, sebelum itu mereka dapat menggunakan makin media sosial orang tua.

“Batasi jumlah waktu online anak khususnya saat membuka media sosial. Beritahu mereka bahwa belum ada kepentingan untuk masuk dalam media sosial kecuali aplikasi yang berguna untuk sekolah mereka,” sambungnya.

Pengaturan akun media sosial anak juga dalam mode private sehingga tidak sembarangan orang bisa melihat foto-foto mereka atau kegiatan postingan naik.

Webinar Gerakan Nasional Literasi Digital 2021 – untuk Indonesia #MakinCakapDigital diselenggarakan Kementerian Komunikasi dan Informatika (KemenKomInfo) bersama Siberkreasi. Webinar wilayah Kabupaten Tasikmalaya, Jawa Barat, Kamis (15/7/2021) ini juga menghadirkan pembicara Dera Firmansyah (Podcaster pengisi Teman Tidur), Leviane Jackelin Hera Lotulung (Japelidi), Ahmad Rofahan (Relawan TIK) dan Natasha Grace sebagai Key Opinion Leader.

Gerakan Nasional Literasi Digital 2021 – untuk Indonesia #MakinCakapDigital melibatkan 110 lembaga dan komunitas sebagai agen pendidik Literasi Digital. Kegiatan ini diadakan secara virtual berbasis webinar di 34 Provinsi Indonesia dan 514 Kabupaten.

Kegiatan ini menargetkan 10.000.000 orang terliterasi digital pada tahun 2021, hingga tercapai 50 juta orang terliterasi digital pada 2024. Berlandaskan 4 pilar utama, Budaya Bermedia Digital (Digital Culture), Aman Bermedia (Digital Safety), Etis Bermedia Digital (Digital Ethics), dan Cakap Bermedia Digital (Digital Skills) untuk membuat masyarakat Indonesia semakin cakap digital.***red

Leave A Reply

Your email address will not be published.