Cakrawala News
Portal Berita Online

Wakili Keluarga Besar,Salah Satu Susksesi Pura Mangkunegaran Ziarahi Makam Para Leluhur.

0 282

 

Boyolali Cakrawala.Co,-Sudah menjadi tradisi bagi masyarakat Jawa,setiap bakal calon pemimpin,selalu berziarah ke makam leluhur. Salah satunya KRMH Roy Rajasa Yamin,yang mewakili keluarga Besar Mangkunegaran melakukan ziarah ke para leluhur, lantas apa maknanya?

 

 

 

Soal suksesi Pura Mangkunegaran,ada dua kandidat yang santer disebut yakni GPH Paundrakarna dan GPH Bhre Cakrahutomo.Namun,Saat ini KRMH Roy Rajasa Yamin menjadi sosok lain yang disebut memiliki potensi untuk menjadi Pimpinan baru di Pura Mangkunegaran. Pada Jumat (01/10/2021).Sore,KRMH Roy melakukan ziarah di kompleks makam tua Beteng,yang berada di Dukuh Krisik, Desa Nglembu, Kecamatan Sambi,Boyolali,Jawa Tengah.

Makam tua yang sudah berdiri sejak 1780an tersebut,ada dua makam Punggowo Baku (Prajurit inti) Pangeran Sambernyawa pendiri Pura Mangkunegaran. Yakni Joyo Mursito dan Joyo Tilarso.

Selain itu ada juga tokoh lain yang diamankan di kompleks makam yang ada di atas bukit ini. Antara lain, Ki Ageng Singoprono III, IV dan Makam Ibu Mertua dari Raja Solo PB VI, Raden Ayu Tasik Wulan.

 

KRMH Roy Rajasa Yamin disebut-sebut kuat untuk menggantikan KGPAA Mangkunegara IX yang mangkat pada Jumat, 13 Agustus 2021 lalu.

 

Roy merupakan salah satu cucu yang memiliki kapasitas,baik sebagai salah satu kandidat. Roy sendiri merupakan putra dari Dang Rahadian Sinayangish Yamin dan GRA Retno Satuti yang merupakan putri tertua KGPAA Mangkunegara VIII.

Selain cucu Adipati Mangkunegara, KRMH Roy Rajasa Yamin juga merupakan cucu Pahlawan Nasional Mohammad Yamin.

Namun demikian, Roy enggan menyatakan jika ziarahnya ini terkait suksesi Raja Pura Mangkunegaran. Roy hanya menjawab bersyukur bisa sampai dimakam ini. Alhamdulillah bisa berziarah sampe sini,” ujar Roy.

Roy juga tidak berkomentar banyak tentang suksesi Raja Mangkunegaran selanjutnya.Dia pun merasa terharu dengan kondisi makam  yang kini dirawat oleh masyarakat sekitar.

Bahkan, kedepan dia akan berkoordinasi dengan pemerintah daerah agar makam ini dapat dijadikan destinasi wisata religi. “Kedatangan kami kesini mewakili keluarga Mangkunegaran. Akan komunikasi lagi, infrastrukturnya bisa diperbaiki lagi. Termasuk perbaikan pagar keliling Makam Benteng yang ambrol di sisi timur.” Terkait pengganti Mangkunegoro IX, dia pun enggan menjelaskan lebih lanjut. Dia hanya menyebut bahwa masalah itu masih dibahas di tingkat keluarga. “Masih dibahas keluarga, ya ditunggu saja hasilnya nanti.”pungkasnya.

Sementara itu, pegiat sejarah Boyolali, R Surojo mengaku bersyukur atas kunjungan pihak Pura Mangkunegaran ke makam ini. Selain itu juga merupakan anugerah karena dari pihak Mangkunegaran memiliki kepedulian terhadap makam Punggowo Baku di Desa Nglembu ini, Pihaknya berharap makam ini bisa dikembangkan sebagai salah satu tempat wisata religi.” katanya.(AgB).

 

 

Leave A Reply

Your email address will not be published.