Wakil Wali Kota Jakpus: ‘Pedagang Hewan Qurban Tidak Boleh Menggunakan Trotoar’

Tampak Dalam Gambar Lapak Pedagang Hewan Qurban Terletak Dibilangan Jalan Percetakan Negara, Rawasari, Cempaka Putih.

 

JAKARTA, CAKRAWALA.CO- Jelang perayaan Hari Raya Idul Adha 1440 Hijriah. Sejumlah lapak pedagang hewan qurban semakin marak menggunakan Fasilitas Umum (Fasum) seperti trotoar.

Sementara, orang nomor dua dilingkungan Pemkot Jakpus, Irwandi sebelumnya sudah wanti-wanti dan mengingatkan kepada para Camat dan Lurah melakukan sosialisasi kepada para pedagang hewan qurban agar tidak menggunakan trotoar untuk berdagang.

“Memang sudah disosialisasikan kepada para pedagang hewan qurban agar tidak boleh menggunakan trotoar. Tapi memang pedagang hewan qurban nya yang bandel,” tegasnya, Senin (05/09/2019).

Supaya tidak menjamur, kata Wakil Wali Kota Jakarta Pusat ini, para Camat dan Lurah diperlukan melakukan pengawasan yang serius terhadap para pedagang hewan qurban yang menggunakan trotoar.

“Harus diatur pedagang hewan qurban itu. Saya tegaskan para Camat dan Lurah agar mengawasi pedagang hewan qurban di wilayah masing-masing,” tandasnya.

Pantauan dilapangan, depan pagar sarana gedung Gelanggang Olah Raga (GOR) Kecamatan Johar Baru, Jalan Percetakan Negara berubah fungsi menjadi lapak hewan qurban.

Soal keberadaan lapak pedagang hewan qurban tersebut, Lurah Johar Baru, Siswanto menjelaskan, pihaknya sudah mensosialisasikan melalui surat himbauan kepada ormas yang mengkoordinir para pedagang hewan qurban tersebut agar tidak menggunakan Fasum maupun area sarana gedung olah raga.

“Selain sosialisasi, kita juga sudah berupaya mencari solusi tempat penampungan pedagang hewan qurban di lahan PNRI,” ungkapnya.

Tak hanya di Johar Baru, lapak pedagang hewan qurban juga ditemukan dibilangan Jalan Percetakan Negara, Rawasari, Cempaka Putih. (Is)

Facebook Comments
%d bloggers like this: