Cakrawala News
Portal Berita Online

Wabup Subandi Garansi Pengobatan Korban Penyiraman Air Keras Hingga Pulih

0 239

SIDOARJO, CAKRAWALA.CO –  Kasus penyiraman air keras yang terjadi diakhir tahun lalu ternyata masih menyisakan duka. Salah satu korban penyiraman air keras yang mengenai wajahnya oleh karyawan disalah satu perusahaan di Desa Simowau tersebut, Ferdinan Adi P (17 tahun) warga Gang Bina RT. 04 Desa Simowau, Kecamatan Taman, Sidoarjo, Jawa Timur, masih belum sembuh setelah menjalani 5 kali operasi.

Adanya rasa simpati dan keprihatinan yang mendalam terhadap korban, Wakil Bupati Sidoarjo, H. Subandi pagi ini 12 Agustus 2021 mengunjungi rumah korban, dengan didampingi oleh Kepala Disnaker, Kepala Dinas Sosial Kabupaten Sidoarjo, Camat Taman dan Kepala Puskesmas Taman, serta Waka polsek Taman.

Melihat langsung kondisi korban dan sekarang berhenti pengobatannya karena kekurangan biaya. Dan pihak perusahaan tempat tersangka bekerja, sudah lepas tangan terhadap proses pengobatan korban. Kalau dari fisiknya korban sehat, namun mengalami trouma pasca operasi terakhir.

Orang tua korban juga telah mengupayakan kelanjutan pengobatan ke perusahaan namun pihak perusahaan susah ditemui hingga saat ini. Perusahaan yang dimaksud dari luar seperti Gudang saja, ternyata didalamnya ada aktivitas produksi dan mess karyawan.

Menyikapi kondisi ini, H. Subandi menginstruksikan kepada Kepala Dinas Sosial Kabupaten Sidoarjo untuk segera menangani pengobatan korban. Untuk selanjutnya pengobatan korban dialihkan ke RSUD Sidoarjo hingga pulih kembali, mengingat usia korban masih sangat muda.

“Serahkan saja pada pemerintah dengan kemampuan jenengan yang seperti ini, dimana pemerintah akan selalu peduli terhadap warganya, nanti diikuti saja prosesnya,” jelasnya.

“yang penting ada kemauan, kalau nanti sudah di rumah sakit, nanti penanganannya berbeda dari Rumah sakit lain, karena ini bapak Bupati dan Wakil bupati langsung garansinya,” lanjutnya untuk memotivasi korban.

Mengenai skema pembiayaan pengobatan, H. Subandi menegaskan bahwa semua pembiayaan akan dicover Pemkab Sidoarjo. Dan kami juga sudah memohon kepada orang tuanya untuk segera ditangani karena kondisi lukanya masih memprihatinkan.

Sementara orang tua korban, Irawan, sangat bersyukur dengan kunjungan Wakil Bupati Sidoarjo ke kediamannya. Kunjungan ini membawa harapan besar untuk kesembuhan putranya yang mengalami luka paling parah diantara korban lainnya. Irawan juga memohon kepada Wakil Bupati untuk meninjau langsung perusahaan tanpa ijin tersebut.

Kepala Desa Simowau juga mempertegas keterangan orang tua korban, selama ini perusahaan tersebut belum ada ijin ke Desa. Anak – anak yang dipekerjakan disana dibawa umur berasa dari luar Sidoarjo, dan gajinya tidak standart UMR.

Dalam kunjungan tersebut H. Subandi juga menyerahkan bantuan berupa sembako, bahan makanan dan uang tunai untuk akomodasi pengobatan, yang diterima langsung oleh orang tua korban.

Kejadian penyiraman air keras di awali, keributan dipicu para buruh pabrik CV Mentari yang memproduksi air accu ini, merasa terganggu dengan adanya gowes tersebut. Maka terjadilah cekcok yang berujung keributan.

Buruh pabrik yang merasa kalah jumlah akhirnya lari ke dalam pabrik dan langsung mengambil air keras yang berada di dalam pabrik, kemudian langsung menyiramkannya ke warga yang mengejar ke dalam pabrik.

Akibatnya, limabelas orang terkena air keras dan mengalami luka bakar serius di tubuh dan wajahnya. Bahkan, satu dari lima belas warga yang menjadi korban mengalami luka bakar di bagian matanya dan harus dioperasi. (Win)

 

Leave A Reply

Your email address will not be published.