Cakrawala News
Portal Berita Online

Wabup Syah Pantau Lembaga Pendidikan SMP Trenggalek Laksanakan PTM

0 198

TRENGGALEK, CAKRAWALA.COM,- Sebanya 84 lembaga Pendidikan tingkat SMP negeri dan swasta melaksanakan Pembelajaran Tatap Muka (PTM) Wakil Bupati Trenggalek Syah Muhammad Natanegara pantau kondisi di lapangan, hal itu dilakukan guna memastikan pembelajaran tatap muka berjalan aman dan sesuai harapan.

Perlu diketahui dalam PTM di Kabupaten Trenggalek dimulai sejak senin (5/4). Dalam peninjauannya Wakil Bupati bersama Kepala Dinas Pendidikan Pemuda dan olahraga (Dikpora) menyasar 2 sekolah SMP Negeri di Watulimo 1 dan 2.

Dalam tinjauannya Kepala Dinas Dikpora, Totok Rudijanto, saat dikonfirmasi mengatakan, lebih dari 84 lembaga pendidikan tingkat SMP swasta dan negeri telah melaksanakan PTM dengan mendapatkan persetujuan dari Bupati Trenggalek.

“kita telah mengajukan nota dinas kepada bapak bupati. Alhamdulillah disetujui untuk kelas IX bisa melaksanakan pembelajaran tatap muka mulai tanggal (5/4). sejumlah 84 lembaga pendidikan bisa melaksanakan PTM,” ujarnya, Selasa (6/4) di SMPN 2 Watulimo, Trenggalek.

Semua sekolah tingkat SMP baik negeri maupun swasta, untuk kelas IX sudah melaksanakan pembelajaran tatap muka. Lanjutnya akan dievaluasi selama 1 bulan, jika dalam pelaksanaan nya tidak ada masalah, akan dilanjutkan untuk pelajar kelas lainnya.

“Jika dalam perjalanan nya tidak ada yang terkonfirmasi positif, akan kita lanjut untuk kelas VII dan VIII,” tuturnya.

“Setelah semuanya selesai kemudian berlanjut ke sekolah dasar. Kita masih menunggu pendidik dan tenaga pendidik divaksinasi 2 kali. Sedangkan untuk SMP semua sudah tervaksinasi 2 kali,” imbuhnya.

Dikonfirmasi terpisah Wakil Bupati Trenggalek, Mengungkapkan syukur pasalnya dalam pelaksanaan PTM sudah sesuai Protokol kesehatan, dan ia berharap kebiasaan tersebut bisa dipertahankan.
“alhamdulillah di Kecamatan Watulimo ini sudah sesuai protokol kesehatan, sesuai instruksi menteri-menteri terkait. Semoga ini bisa terus dipertahankan dan anak-anak di kelas IX ini bisa menghadapi ujian,” katanya.

Lanjut Syah menyebutkan pelaksanaan PTM ini dijalankan secara bertahap dimulai dari tingkat IX ke kelas VII dan VIII. Melalui simulasi ini seluruh kelas bisa segera tatap muka juga.

“Sementara masih kelas IX, karena kelas ini memang sedang masa-masa darurat menghadapi ujian, sehingga kita prioritaskan,” lanjutnya.

“Alhamdilillah meskipun berada di Watulimo kondisi semua fasilitas sarana dan prasarana dalam kondisi baik. Di perpustakaan juga tidak ada buku-buku yang membahayakan. “Semoga ini bisa menjadi contoh bagi SMP-SMP yang lain,” pesannya. (ag).

Leave A Reply

Your email address will not be published.