Cakrawala News
Portal Berita Online
ads bukopin

UTBK di Kampus ISI Yogyakarta Terapkan Protokol Covid 19

0 36

JOGJAKARTA,CAKRAWALA.CO- Ujian Tertulis Berbasis Komputer (UTBK) Institut Seni Indonesia (ISI) Yogyakarta, dimulai hari ini Minggu (5/7/2020). Pelaksanaan tes penerimaan calon mahasiswa baru tersebut dipimpin langsung Rektor ISI Yogyakarta, M Agus Burhan.

Berdasarkan jadwal Lembaga Tes Masuk Perguruan Tinggi (LTMPT) Pusat, ISI Yogyakarta menyelenggarakan UTBK sampai 14 Juli mendatang.

Rektor ISI Yogyakarta Agus Burhan menyatakan, penyelenggaraan UTBK di masa pandemi Covid-19 ini sudah sesuai petunjuk LTMPT yang mensyaratkan pusat penyelenggara UTBK harus mendapatkan izin dari pemerintah daerah setempat.

“Kita sudah diizinkan Pemkab Bantul. Untuk menjaga keamanan dan kesehatan kita harus mematuhi semua persyaratan dengan mutlak,” jelas Agus Burhan disela – sela memimpin pelaksanaan tes penerimaan calon mahasiswa baru.

Lebih lanjut Agus Burhan mengatakan dari seluruh peserta UTBK sejumlah 3.821 orang terdiri dari peserta luar kota 442 orang.

Mengacu ketentuan serta izin yang diberikan Pemerintah Kabupaten Bantul melalui Gugus Tugas Penanganan Covid-19 Bantul, peserta dari luar DIY harus disertai surat keterangan sehat.

“Dalam ketentuan tersebut mengandung pengertian rapid test walau secara eksplisit tidak disebutkan. Peserta dari luar kota ada yang melakukan permohonan relokasi ke tempat lain sebanyak 36 orang. Ada yang ke UNY dan daerah lain,” ujarnya.

Sesuai protokol kesehatan pencegahan Covid-19, peserta tes dari luar Daerah Istimewa Yogyakarta dibatasi maksimal hanya boleh tinggal di Yogyakarta selama tiga hari.

“Itu pun harus membuat surat pernyataan dan diharapkan dalam tiga hari itu alamatnya di Yogyakarta harus diketahui,” terangnya kepada wartawan di kampus Jalan Parangtritis Sewon Bantul.

Agus Burhan menambahkan penyelenggaraan UTBK ISI Yogyakarta hari pertama sesi pertama berlangsung pukul 09:00 sampai 11:15 diikuti 205 peserta, disusul sesi kedua pukul 14:00 sampai 16:15. “Setiap hari kita dua sesi sejumlah 410 peserta,” ungkapnya.

Agus Burhan menambahkan, peserta tes dari DIY tidak perlu memakai surat keterangan kesehatan Covid-19 mengingat provinsi ini statusnya zona kuning.

” Mengingat penyelenggaraan UTBK ini harus mengikuti protokol kesehatan maka peserta sebelum masuk area ruang tes harus memakai masker, cuci tangan dan diukur suhu badannya. Bahkan sebelum masuk pun peserta diberikan pengarahan terlebih dahulu agar memahami protokol kesehatan secara benar,”katanya.

Kampus ISI Yogyakarta, imbuh Agus Burhan secara ketat menerapkan protokol kesehatan bahkan semua dosen yang bertugas mengenakan alat pelindung diri mulai dari masker, sarung tangan serta face shield.

“Itu merupakan persyaratan standar. Ruangan pun kita desain supaya physical distancing terjaga. Tergantung kapasitas ruangan, kita jaga jarak minimal 1,5 meter maksimal 2 meter. Setiap kali pergantian sesi kita bersihkan alat-alat dengan disinfektan,” jelasnya.

Agus Burhan menerangkan bahwa lokasi tes juga terpisah-pisah antara lain menggunakan gedung Fakultas Seni Rupa, Fakultas Seni Media Rekam Gedung UPT Perpustakaan serta Puskom. ( Okta/ Santosa )

Leave A Reply

Your email address will not be published.

%d bloggers like this: