Cakrawala News
Portal Berita Online
ads bukopin

Update Corona Maluku Utara,Kamis 16 Juli 2020 dan Studi Epidemiologi Kasus

1 96

TERNATE,CAKRAWALA.CO- Juru Bicara Penanganan Covid-19 Provinsi Maluku Utara,Alwia Assagaf menyatakan masih ada penambahan kasus baru positif virus SARS CoV-2 di Maluku Utara.

Berlanjutnya angka penularan virus SARS CoV-2 melalui transmisi lokal menyebabkan kasus corona di Maluku Utara masih bertambah hingga hari ini, Kamis (16/7/2020).

Melalui hasil pemeriksaan spesimen melalui laboratorium PCR RSUD rujukan COVID-19,Chasan Boesoirie Ternate, laboratorium PCR RSU Mitra Kebayoran dan laboratorium PCR BBLK Makassar, maka peroleh hasil penambahan 37 kasus baru terinfeksi virus COVID-19.

” Terkonfirmasi positif melalui TCM Chasan Boesoirie sebanyak 3 orang, laboratorium BBLK Makasar 24 orang dan laboratorium RSU Kebayoran 10 orang, maka jumlah kasus positif sebanyak 37orang ,” kata Alwia dalam Konfrensi Pers petang tadi.

Sebaran 37 pasien itu diantaranya Kota Ternate 21 orang, Kabupaten Halmahera Utara 14 orang, Kabupaten Kepulauan Sula 1 orang dan Kota Tidore 1 orang.

” Dengan demikian jumlah kasus positif COVID-19 di Provinsi Maluku Utara sampai hari ini menjadi 1.221 orang,” ungkap Alwia.

Sementara pemeriksaan spesimen lanjutan dengan hasil negatif kedua dan dinyatakan sembuh sebanyak 4 orang,mereka adalah pasien 245 inisial (KA) asal Halmahera Timur, pasien 347 (RD) asal Kepulauan Sula, pasien 351 (HK) asal Halmahera Utara dan pasken 454 (TJ) asal Tidore Kepulauan.

” Dengan demikian kumulatif kasus sembuh terinfeksi corona sampai hari ini berjumlah 148 orang,” terang Alwia.

Untuk kasus meninggal tidak ada penambahan dan tetap diangka 39 jiwa, seperti hari sebelumnya.

Studi epidemiologi kasus COVID-19 di Maluku Utara per 15 Juli 2020 :

Angka serangan kasus atau (Atack Rate) 92-59 per 100 ribu penduduk yang mana mengartikan dari 100 ribu penduduk Maluku Utara terdapat 92-93 kasus positif.

Angka kematian atau (Case Fatality Rate) yang disebabkan oleh COVID-19 di Maluku Utara masih tinggi yakni 3,3 persen.

Tingkat kesembuhan atau (Case Recovery Rate) dari COVID-19 masih cukup rendah
yakni 12.2 persen.

Pemeriksaan kasus positif pada saat uji sampel (Positif Rate) per 14 Juli 2020 diangka 39,6 persen.

Dan penularan virus di masyarakat atau (Reproduksi efektif) masih cukup tinggi 1,2 persen per 14 Juli 2020.

Dari indikator epidemiologi tersebut maka dapat disimpulkan bahwa penularan COVID-19 sampai saat ini masih tinggi di masayarakat Maluku Utara.***(IVN/ID)

Leave A Reply

Your email address will not be published.

Leave A Reply

Your email address will not be published.

%d bloggers like this: