Cakrawala News
Portal Berita Online

Upaya Gubernur Gorontalo Tangani Banjir Mendapat Dukungan Warga

0 10

GORONTALO CAKRAWALA.CO – Upaya Gubernur Gorontalo untuk menangani banjir mendapat dukungan warga di Kelurahan Bugis, Kecamatan Dumbo Raya, Kota Gorontalo.

Sejumlah warga setempat mengapresiasi gerak cepat gubernur Rusli melakukan pengecekan langsung ke pemukiman warga.

Mereka menyampaikan dukungan warga karena banjir yang melanda Kota Gorontalo dan wilayah lainnya tidak mungkin bisa diselesaikan sendiri oleh pemerintah tanpa dukungan dari seluruh pihak.

ads bukopin

“Saya mengucapkan terima kasih atas kepedulian dari bapak gubernur yang datang berkunjung di lokasi banjir. Alhamdulillah bapak gubernur Gorontalo bersama rombongan untuk berencana membangun tanggul. Kami mensuport langkah pa gubernur dan insnya Allah bisa lebih cepat realisasinya,” kata Ramli Usman, Warga Kelurahan Bugis.

“Kami sangat bersyukur. Saya selaku ketua RT dan mewakili masyarakat berterima kasih kepada pemerintah provinsi yang berupaya mengatasi banjir yang sudah ke sembilan kalinya dengan ini. Aparat pemerintah dan seluruh pihak juga yang telah membantu kami untuk menangani banjir, salah satunya membuatkan tanggul darurat sementara,” tutur Ismanto Tala.

“Bagus responnya pak gubernur kepada kami. Tadinya kami sempat khawatir, karena sudah ada tanggul darurat biar baru cuman sementara. Kami mau pembangunan tanggul kedepan segera cepat terlaksana, agar kami aman dari banjir,” ujar Nurlela Aliapi.

Warga di Kelurahan Bugis, Kota Timur, Kota Gorontalo jua diberdayakan untuk pembangunan tanggul darurat akibat jebolnya tanggul Sungai Bone di kawasan Kelurahan Bugis.

Pemberdayaan dilakukan dengan menggunakan jasa warga sekitar menuang pasir ke dalam karung yang sudah disiapkan. Selanjutnya mengangkutnya ke bibir sungai. Setiap karung yang diisi dihargai Rp5.000.

Seribu karung dan tumpukan pasir disiapkan oleh Balai Wilayah Sungai (BWS) Sulawesi II. Untuk biaya operasional ditanggung oleh pemerintah provinsi bersama pemerintah kota. Makan siang bagi pekerja juga disiapkan oleh pemerintah.

Sementara Gubernur Rusli meminta agar tanggul yang jebol di sejumlah titik untuk ditanggulangi sementara. Caranya dengan karung pasir yang dibungkus geotekstil. Selain melindungi warga dari luapan air sungai juga untuk menjaga tidak terjadi erosi.

“Hari Jumat nanti kami akan paparan di Bappenas. Kita bawa usulan dan foto-foto untuk penanggulangan jangka pendek dan menengahnya. Sementara kita buatkan tanggul darurat karena pembuatan tanggul dan normalisasi sungai ini anggarannya cukup banyak. APBD provinsi maupun kota tidak cukup, sehingga kami akan berjuang dan Alhamdulillah Menteri PPN/Bappenas Pak Suharso sangat mendukung,” jelas Gubernur.

Gubernur juga menjelaskan tentang pentingnya pembangunan waduk Bone Ulu untuk menanggulangi banjir. Waduk itu sempat diusulkan menjadi Program Strategis Nasional (PSN) bersamaan dengan Waduk Bulango Ulu, belakangan usulan itu tidak terakomodir karena ada penolakan pemerintah dan warga Bone Bolango.

“Kalau kita ingin betul betul bebas dari banjir, insyaallah harus jadi Waduk di Bone Ulu. Seperti yang ada di Bulango Ulu. Sekarang sudah pembebasan lahan dan anggaran pembangunannya Rp2,2 triliun. Sudah disetujui Bapak Presiden,” tandasnya.

(Adv)

Leave A Reply

Your email address will not be published.