Unjuk Rasa Di KPU Solo,Ratusan Masa DSKS Sampaikan Indikasi Kecurangan Pemilu 2019

SOLO JATENG CAKRAWALA.CO,-Sampaikan indikasi kecurangan pemiu 2019,ratusan massa dari dewan syariah kota solo,DSKS, jumat(26/04/19) menggelar aksi unjuk rasa di depan kantor komisi pemilihan umum KPU solo

 

Di depan kantor komisi pemilihan umum KPU,di jalan kahuripan utara nomor 23, kecamatan banjarsari,solo, jumat siang.ratusan massa dari dewan syariah kota solo,DSKS

dengan membentangkan sanduk bertuliskan,kpu jangan curang KPU harus jujur dan adil jangan berat sebelah,ratusan massa memenuhi depan kantor kpu solo,dengan membawa mobil komando untuk meakukan orasi secara bergantiaan,tentang dugaan kecurangan pemilu.

 

sementara itu,disaat bersamaan, sejumlah perwakilan pendemo diterima masuk di kantor komisi pemilihan umum, KPU solo dan diterima langsung oleh sejumlah komisioner KPU solo untuk beraudiensi dan mempersiahkan langsung perwakilan pendemo untuk melihat entri data petugas di kantor KPU.

aksi yang diakukan ratusan massa DSKS ini mendapat pengawaan ketat aparat kepolisian baik TNI maupun POLRI,bahkan POLWAN berjaga di depan pintu masuk kantor KPU dengan memasang kawat berduri.Ada banyaj temuan p ihaknya harus diperhatikan KPU pusat  makanya kami sampaikan lewat KPU solo,ungkap juru bicara DSKS solo,Endro sudarsono. Endro mengungkapkan,ada sebanyak 12 poin catatan yang disampaikan kepada kpu Pusat melalui kedatangannya di kpu solo Solo.

Di antaranya, 105 kesalahan entri data, pencurian C1 plano, pembakaran kotak suara dan C1 plano, tercoblosnya surat suara di luar negeri sebelum pencoblosan, tidak tercukupinya surat suara di TPS luar negeri hingga penyembunyian beberapa C1 plano yang asli.”Bahkan ada anak kecil yang mencoblos banyak surat suara,” ungkapnya.Dia menambahkan, selain itu ada komisioner kpu yang merupakan simpatisan partai, entri data kpu yang tidak terlampiri C1 plano, adanya DPT ganda dan banyak narapidana kehilangan hak untuk menyalurkan suara.pihaknya juga member catatan, masih ada ratusan ribu undangan pemilu(C6) yang belum diditribusikan ke pemilih,”ungkapnya.Kami minta kpu agar tidak ada kepentingan apapun saat entri data, sehingga mengedepankan kejujuran,” harap dia menegaskan.”Itu catatan harus disampaikan pada KPU Pusat,” ujarnya.

Menurut Devisi Bidang Perencanaan,Data dan Informasi KPU solo,Kajad Pamuji Joko Waskito, proses rekapituasi suara masih berjalan melalui Sistem Informasi Penghitungan Suara( SITUNG)Pihaknya menekankan, jika memang ada kesalahan dalam mengentri data misalnya, di kpu Solo semua terbuka sehingga petugas bisa mengubah kebenaran sesuai C1 plano asli.”Kami tidak berani mengingkari kedaulatan bangsa, setiap kesalahan bisa direvisi,” aku dia.”Kami pastikan tidak ada, jika ada kesalahan masyarakat bisa langsung bisa menyampaikan kepada kami (KPU Solo),” jelasnya menegaskan.AGb

 

 

Facebook Comments