Cakrawala News
Portal Berita Online

Universitas Sebelas Maret UNS Anugerahkan Gelar Doktor Honoris Causa Untuk Panglima TNI

Rektor Universitas Sebelas Maret (UNS) Solo, Jamal Wiwoho (nomor tiga dari kiri, berpeci), menjelaskan mengenai penganugerahan Gelar Doktor Kehormatan atau Honoris Causa kepada Panglima TNI Marsekal TNI Hadi Tjahjanto, di Gedung Kantor Pusat UNS, Solo, Kamis (19/9/19)..foto AgB.
Banner Sky Kiri
Banner Sky Kanan

SOLO CAKRAWALA.CO,-Universitas Sebelas Maret (UNS) Solo akan memberikan gelar Doktor Kehormatan atau  Honoris Causa (HC) kepada Panglima TNI, Marsekal TNI Hadi Tjahjanto. Upacara pemberian gelar HC dalam bidang Manajemen Sumber Daya Manusia tersebut akan dilakukan di Auditorium GPH Haryo Mataram UNS, Jumat (20/9/19)besuk.

 

Rektor UNS Jamal Wiwoho mengatakan, Hadi Tjahjanto merupakan penerima gelar HC kelima dari UNS. Yang pertama diberikan kepada Masoed, kemudian kepada Dr Mahathir Mohamad yang saat ini menjadi Perdana Menteri Malaysia, kemudian Jacob Oetama dan Jaksa Agung Bambang Setyo Wahyudi.

“Alasan UNS pemberian gelar Doktor Kehormatan kepada Panglima TNI Hadi Tjahjanto, selain karena alasan normatif bahwa UNS diberikan legitimasi memberikan gelar HC, Panglima TNI juga memiliki track record mengembangkan Sumber Daya Manusia (SDM) terutama untuk pendidikan, kesehatan, dan ekonomi,” ujar Jamal di UNS, Kamis (19/9/19).

 

Di bidang pendidikan, lanjut Jamal, diwujudkan dalam tulisan-tulisan Panglima TNI serta komitmen dalam pendidikan melalui pendirian Sekolah Menengah Atas (SMA) Pradita Dirgantara. Selama ini UNS juga menjalin kerjasama dengan SMA Pradita Dirgantara sejak mendirikan sekolah tersebut UNS ikut mendampingi. Sekolah itu juga dijadikan teaching factory bagi mahasiswa FKIP.

“Tim dari UNS juga telah melakukan pengkajian. Naskah ilmiah yang dibuat juga diteliti oleh promotor yakni saya, Prof Adi Sulistyo, Prof Sajidan, Prof Joko Suharjanto, Prof Pawito, dan Prof Hasan Fauzi,” jelasnya.

Pada acara tersebut, Panglima TNI akan menyampaikan pidato ilmiah dengan judul ‘Membangun Sumber Daya Manusia Unggul dalam Menghadapi Era Perubahan Mewujudkan Indonesia Maju.Sementara itu, Ketua Senat UNS, Prof Adi Sulistyono, mengatakan pemberian gelar HC kepada Panglima TNI tidak serta merta diusulkan oleh senat dan diajukan ke Menristek.”Ada persyaratan yang juga dinilai, ada tim sendiri untuk menilai,” jelasnya.

Sekretaris Senat UNS Prof Hasan Fauzi menambahkan pemberian gelar tersebut sesuai dengan Permenristekdikti Nomor 65 tahun 2006 dan juga statuta UNS.

Rektor UNS, Jamal Wiwoho, menambahkan, bahwa UNS mempunyai legitimasi untuk memberikan gelar kepada seseorang. pemberian gelar dilakukan dengan cermat, hati-hati dan studi kelayakan kepada yang bersangkutan…(AgB)

 

 

 

 

Facebook Comments
%d bloggers like this: