Cakrawala News
Portal Berita Online

Universitas Muhammadiyah Prof. Dr. Hamka Kolaborasi Dengan Pesantren Tahfidz Al-Husna

0 94

BOGOR JABAR CAKRAWALA.CO-Kesehatan adalah suatu hal yang sangat penting dalam diri kita. Aktivitas yang sehari- hari kita lakukan tergantung pada kondisi kesehatan kita. Jika kondisi kesehatan kita baik, maka aktivitas yang kita lakukan akan membuahkan hasil yang baik pula, begitupun sebaliknya jika kondisi kesehatan kita kurang baik maka aktivitas yang kita lakukan akan membuahkan hasil yang kurang baik. Apalagi dalam kesehatan reproduksi kita harus selalu menjaga, merawat agar tidak terjangkit penyakit yang akan merugikan diri kita sendiri.

Kepedulian Perguruan Tinggi terhadap kesehatan para santriwati pesantren dibuktikan pada kegiatan kemitraan pengabdian masyarakat dalam bentuk penyuluhan dan pembinaan “Deteksi Kesehatan Reproduksi Wanita”. “Sejak dini seorang wanita hendaknya mempersiapkan diri menjaga kesehatan jiwa dan fisiknya demikian pula pada fungsi reproduksi wanita agar kelak dapat menghasilkan dan mewujudkan generasi yang sehat jiwa, mental dan kehidupan sosial” demikian yang disampaikan ketua tim pengabdian masyarakat oleh drg Sri Rahayu, MKes, PhD.

Pimpinan Pesantren Tahfizh Al Qur’an Al-Husna Jonggol, Luthfy Rijalul Fikri, Lc mengingatkan para santriwati dengan nasehatnya “Para santriwati hendaknya membekali diri dengan ilmu agama dan ilmu dunia agar dapat melaksanakan amanah yang Allah swt berikan dengan optimal”.

Kegiatan dilaksanakan selama 2 (dua) hari Sabtu, 16 Juli dan Selasa, 19 Juli 2022, metode yang disampaikan berbentuk penyuluhan, peragaan personal hygiene, peragaan tehnik ‘SADARI”, dan konseling kesehatan setelah para santriwati melakukan tehnik SADARI yang terdiri dari 7 tahap dan penilaian checklist adanya gangguan / gejala kesehatan reproduksi; 1) demam tinggi, muntah, dan syok secara bersamaan, 2) nyeri sendi dan otot, sakit kepala, diare menggigil, sakit tenggorokan dan sariawan, 3) menstruasi selalu melewati siklus normal, 4) gatal pada vagina, 5) sakit saat buang air kecil, 6) nyeri pada tulang pinggul, dan 7) volume darah saat menstrusi jauh lebih banyak dari biasanya.

Dengan adanya program kemitraan yang telah berlangsung ini diharapkan dapat meningkatkan pengetahuan, sikap dan kepeduliaan para santriwati pada semua pondok pesantren terhadap kesehatan reproduksinya sendiri.

Leave A Reply

Your email address will not be published.