Cakrawala News
Portal Berita Online

Unik, Rumah Makan Nyanda Sadap Menarik Pecinta Kulinier

MANADO.CAKRAWALA.CO,- Mungkin ini trik kulinier untuk menarik perhatian pecinta kulinier di kota Manado. Namanya sangat unik, Rumah Makan Nyanda Sadap yang artinya Tidak Sedap. Kendati artinya tidak sedap tapi banyak warga penasaran dengan rumah makan ini. Yang terletak di jalan AA Maramis kecamatan Mapanget.

Rumah Makan Nyanda Sadap pun buka 1 x 24 jam,  dengan motto yang lucu, Buka Amper Siang Tutup Amper Mati, yang artinya buka dini hari tutup nyaris mati.

Dan ternyata nama Rumah Makan ini tidak sesuai dengan namanya Nyanda Sadap. Setelah dikunjungi para pecinta kulinier, banyak yang ketagihan makan lagi di tempat tersebut.

Yang menjadi menu favorit di Rumah Makan Nyanda Sadap,  ikan woku belanga.  Rasanya beda dengan rumah makan lainnya.

“Selama saya makan woku belanga di beberapa rumah makan woku belanga di sini rasanya beda, enak dan gurih   bumbunya terasa dan segar,” ujar Angel Rawis salah satu pelanggan Rumah Makan Nyanda Sadap.

Apalagi, lanjut Angel ikan yang disajikan semuanya ikan segar. Sejak dibukanya Rumah Makan Nyanda Sadap,  November 2019, Angel bersama teman-temannya telah menjadi pelanggan tetap.

Hal senda juga diungkapkan Amay Wonggo,  meski jauh dari tempat tinggalnya, namun karena menunya membuat ketagihan. Maka Rumah Makan Nyanda Sadap sudah menjadi langganannya.

“Yang enak di Rumah Makan Nyanda Sadap sambelnya, yang tidak ada bandingnya dengan rumah makan lainnya,  apalagi harganya sangat terjangkau di semua kalangan,” ujar Amay Wonggo warga Tikala Ares kecamaran Tikala.

Lebih uniknya lagi pemilik rumah makan ini,  publik figur di kota Manado pelawak Amoy. Alhasil banyak pengunjung pun sering meminta foto bersama. Bahkan tak jarang Amoy yang nama aslinya  Ramli Hiola ini,  sering menyapa pengunjung dengan ciri khas  sebagai pelawak.

Ada yang menarik dari nama Rumah Makan Nyanda Sadap,  menurut Amoy pemilik rumah makan ini, ingin mencoba jujur. Karena banyak rumah makan dengan namanya yang bagus tapi kenyataanya tidak sedap.

“Jadi kalau ada menu yang tidak sedap, pengunjung jangan protes karena sesuai namanya Nyanda Sadap,” jelas Amoy sembari tertawa.

Sembari menambahkan,  sebenarnya nama Rumah Makan Nyanda Sadap itu menurut Amoy dengan gaya lawakannya, ada kelanjutan, yakni nyanda sadap kalau hanya lewat. Untuk harganya, menurut Amoy, terjangkau semua kalangan. Dimulai dari harga 30 ribu untuk ikan.

Amoy membuka Rumah Makan ini, dari  dari hasil melawak selama bertahun-tahun dia pun menabung dan akhirnya membuka kulinier yang berawal dari jual nasi kuning.

“Ini untuk memotivasi teman-teman pelawak, seandainya tidak lagi jadi pelawak,  maka sudah ada usaha yang lainnya dan saya berharap rumah makan ini menjadi berkah” pinta Amoy.

Jadi jika anda tiba di kota Manado dan ingin mencoba ikan khas Manado,  nah rumah makan Nyanda Sadap tempatnya. Pasalnya,  rumah makan ini dekat dengan Bandara Sam Ratulangi Manado. (***) dianra

%d bloggers like this: