Ungkapan Hati Marthen Suami Retno Korban Tabrak Lari Overpass Manahan

 

SOLO CAKRAWALA,CO,-Peristiwa tabrak lari di Overpass Manahan Solo menyita perhatian publik setelah rekaman CCTV Peritiwa yang terjadi 1 Juli 2019 pukul 02.30 WIB tersebut viral di berbagai media masa maupun media sosial.Keluarga korban sendiri berharap pelaku meminta maaf, bahkan keluarga korban juga akan surati Presiden Jokowi jika pelaku tak segera ditemukan.

Dalam rekaman CCTV, terlihat tabrakan terjadi antara mobil dengan sepeda motor di tikungan overpass Mobil melaju dengan kecepatan tinggi dari arah selatan dan akan belok ke barat, sedangkan sepeda motor melaju dari arah sebaliknya.

Diketahui pengendara motor AD 2499 ES ialah Retnoning Tri (54), warga Slembaran RT 03 RW 03, Serengan, Solo. Dia langsung dilarikan ke rumah sakit terdekat, RS Kasih Ibu.Ditemui di rumahnya di kawasan Slembaran RT 03 RW 03, Serengan, Solo Suami korban Marthen Jelipele(51). mengatakan Retno saat itu habis mengantar anaknya, Harry Setiawan, ke Terminal Tirtonadi. Anaknya akan berangkat kerja ke Kudus. “Saya dini hari itu dapat kabar dari adik ipar yang diberitahu Linmas bahwa istri saya kecelakaan. Anaknya yang berangkat ke Kudus saya telepon agar segera kembali. Langsung menyusul di RS saja,” ujar marthen.

Anaknya harry yang bekerja di Kudus memang biasa berangkat lewat Terminal Tirtonadi waktu dini hari. Jika biasanya dia berangkat naik ojek, saat itu justru istrinya yang menawarkan diri mengantar ke terminal.
Setelah naik bus menuju Kudus, sekitar pukul 02.30 WIB dia mendapatkan telepon dari keluarga bahwa istrinya menjadi korban tabrakan. Marthen  yang saat itu tengan bekerja menjadi sopir, akhirnya pulang.dan Langsung ke RS Kasih Ibu,” ujarnya.
Menurutnya, marthen istrinya mengalami luka serius di bagian kaki dan kepala. Di kakinya, terdapat sedikitnya enam titik yang patah akibat tabrakan.
Meski sempat berkomunikasi dengan baik saat dirawat di RS, akhirnya Retno istrinya,menghembuskan napas terakhir pada malam harinya, pukul 21.45 WIB. Dia dimakamkan di TPU Daksinoloyo pada keesokan harinya.

keluarga korban berharap pelaku tabrak lari segera ditemukan. Dia ingin pelaku meminta maaf kepada keluarga. “Kami sudah ikhlas dengan kepergian istrinya. Tapi saya harap pelakunya beritikad baik datang ke rumah dan meminta maaf,” tuturnya. Marthen bahkan akan menyurati presiden jokowi.”intinya kok belum bisa ketemu itu saja,” ungkap marthen.Sementara dari pihak kepolisian mengaku telah memeriksa sejumlah saksi dan 12 kamera CCTV di sekitar lokasi hingga sepanjang jalan yang dilintasi mobil itu. Polisi mengklaim telah berhasil mengidentifikasi mobil pelaku.
“Sudah kami identifikasi kendaraannya. Namun belum bisa kami publikasikan untuk alasan penyelidikan,” ujar Kasatlantas Polresta Surakarta, Kompol Busroni saat ditemui wartawan di kantornya, Kamis (11/7/2019).
Busroni memastikan terus mengejar pelaku sampai tertangkap. Menurutnya, penangkapan hanya tinggal menunggu waktu.”Saksi-saksi sudah kami periksa. Kami sudah menemukan titik terang. Penangkapan hanya tinggal menunggu waktu,” katanya.Meski demikian, polisi menyarankan agar pelaku menyerahkan diri sebelum ditangkap aparat. Hal ini dirasa dapat meringankan hukuman pelaku.Busroni menyebut hukuman maksimal yang mungkin dijerat kepada pelaku ialah penjara selama enam tahun…(AgB)

 

Facebook Comments
%d bloggers like this: