Cakrawala News
Portal Berita Online

Ungkap Kasus Pengeroyokan, Kapolres Tulungagung: Semoga Ini Yang Terakhir

0

TULUNGAGUNG CAKRAWALA.CO – Polres Tulungagung menggelar konferensi pers ungkap kasus pengrusakan dan pengeroyokan yang terjadi di 4 TKP di wilayah Kabupaten Tulungagung.

Pers rilis dipimpin langsung Kapolres Tulungagung AKBP Handono Subiakto, SH, SIK, MH didampingi Kasat Reskrim AKP Christian Kosasih, SIK, Kasi Propam, Kasi Humas, Kanit Pidsus, bertempat di Mapolres Tulungagung, Selasa (7/12/2021).

AKBP Handono mengungkapkan, pers rilis hari ini terkait ungkap kasus penganiayaan secara bersama-sama yang ditangani Sat Reskrim Polres Tulungagung dalam kurun waktu 2 hingga 3 bulan terakhir.

Ada 4 kejadian penganiayaan yang dilakukan para tersangka yaitu pada 30 Oktober 2021 di Tanggunggunung, 2 November 2021 di Desa Moyoketen Kecamatan Boyolangu, 3 November 2021 di Desa Suruhan Kidul Kecamatan Bandung dan 14 November 2021 di Kelurahan Bago Kecamatan Tulungagung.

Kapolres mengatakan, dari hasil pemeriksaan, pemicu terjadinya pengeroyokan tersebut karena korban memakai atribut.

“Bahwa tindak pidana penganiayaan secara bersama-sama ini, tidak ada kaitannya dengan perguruan pencak silat, ini hanya perilaku oknum oknum yang tidak bertanggung jawab dan semua dilakukan atas kehendak pribadi,” ujar AKBP Handono.

Lebih jauh Kapolres mengatakan akan terus menjalin komunikasi dengan perguruan silat di Tulungagung. Pihaknya berusaha merumuskan tanggung jawab perguruan silat, jika suatu saat terjadi gesekan antar anggota.

Sebab, aksi saling serang selama ini dipicu solidaritas sesama anggota perguruan pencak silat namun tidak pada tempatnya.

“Apakah ada indoktrinasi yang salah dari perguruan silat. Ini yang coba kami pikirkan bersama,” katanya.

Ke 4 TKP antara lain yang pertama di pemukiman masyarakat masuk Desa/Kecamatan Tangunggunung, Kabupaten Tulungagung, diamankan 3 tersangka 1 diamankan 2 DPO.

Kemudian TKP ke dua di Jalan umum depan SDN Moyoketen, Kecamatan Boyolangu, Kabupaten Tulungagung diamankan tersangka 6 orang, 3 dewasa dan 3 di bawah umur.

Ketiga TKP di Jalan Raya Desa Suruhan Kidul, Kecamatan Bandung, Kabupaten Tulungagung diamankan 4 tersangka, 2 dewasa dan 2 dibawah umur.

TKP ke empat di Jalan Raya MT Haryono, Kelurahan. Bago, Kecamatan/ Kabupaten Tulungagung diamankan 4 tersangka.

Barang bukti yang di amankan diantaranya 8 buah batu, kaos 3 buah, jaket 2 buah, celana jeans 1, sepeda motor 3 unit, helm 2 buah dan 1 bendera.

Para tersangka dijerat pasal 170 KUHP pasal 2 (1) tentang penganiayaan secara bersama-sama dengan ancaman 7 tahun penjara.

Kapolres Tulungagung berpesan, mari semua kita ciptakan wilayah Kabupaten Tulungagung supaya tetep aman dan kondusif.

“Saya meminta ini kejadian yang terkahir dan tidak ada lagi kasus penganiayaan di kemudian hari yang hanya merugikan masyarakat Tulungagung secara keseluruhan,” pungkas AKBP Handono (NN95 – HUM RESTU/ek)

Leave A Reply

Your email address will not be published.