Cakrawala News
Portal Berita Online

Undip Gelar KKN Pulang Kampung

0 102

SEMARANG, CAKRAWALA.CO-Universitas Diponegoro (UNDIP) menggelar pengabdian masyarakat di kampung halaman para mahasiswa yang sedang melaksanakan Kuliah Kerja Nyata (KKN), 5 Juli-15 Agustus 2020. Koordinator Dosen Pembimbing Wilayah DKI dan Banten, Triyono, menyatakan di masa pandemi corona ini, UNDIP tetap menggelar KKN, namun karena adanya Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) dan peralihan menuju new normal, KKN digelar dengan konsep pulang kampung.

“Karena adanya PSBB dan peralihan menuju new normal, para mahasiswa melaksanakan KKN di kampung halaman masing-masing. Mahasiswa diharapkan bersinergi dengan warga di kampung halamannya dengan menyusun program kerja yang bisa memberikan edukasi dan inovasi kepada masyarakat”, kata Triyono Sabtu (15/08).

Triyono menambahkan setiap mahasiswa yang mengikuti KKN “Pulang Kampung” ini, harus membuat program pengabdian masyarakat yang memberikan manfaat atau nilai tambah untuk daerahnya. Program tersebut harus dikoordinasikan dengan Kepala Daerah atau Kepala Desa/Kelurahan di lokasi KKN dan kegiatannya dilaporkan secara rutin kepada dosen pembimbing secara virtual atau daring.

ads bukopin

Mahasiswa peserta KKN Tim II Undip, yang menggelar KKN di Wilayah DKI dan Banten menyelenggarakan program pelatihan dan edukasi, seperti kewirausahaan, inovasi produk dan pemasarannya yang dapat digunakan sebagai peluang usaha warga. Dimasa peralihan dari kebijakan PSBB (Pembatasan Sosial Berskala Besar) menjadi kebijakan new normal, masyarakat menengah kebawah masih merasakan dampak dari COVID-19.

“Karena itu masyarakat perlu didorong agar mampu beradaptasi, sehingga masyarakat terus berupaya bergerak di bidang perekonomian, dan salah satunya dengan membuat suatu usaha bisnis di tengah pandemi COVID-19”, ungkap Triyono.

Hanandha Larasati, peserta KKN Tim II Undip, yang sedang melaksanakan KKN di Jatipadang, Pasar Minggu, Jakarta Selatan, menjelaskan pelatihan program peningkatkan perekonomian warga tersebut adalah membuat produk olahan oatmeal menjadi susu jahe giat (ginger oatmilk) dan memberikan edukasi pemasarannya melalui digital marketing. “Diharapkan edukasi mengenai digital marketing dan membuat inovasi produk ini bisa membuka peluang usaha di tengah pandemi covid-19”, kata mahasiswa Administrasi Publik FISIP Undip ini.

Modul digital marketing pelatihan program peningkatkan perekonomian dibagikan kepada peserta pelatihan

Kepada peserta pelatihan Tim KKN juga memberikan modul berisi tentang kewirausahaan, strategi pemasaran berbasis digital, bagaimana langkah memulai usaha melalui digital marketing, inovasi produk, serta pentingnya product branding.

Dipilihnya ginger oatmilk sebagai produk yang ditawarkan, karena produk minuman berbahan dasar jahe tersebut bahannya mudah didapat dan bermanfaat untuk kesehatan.

Bahan oatmeal yang biasanya dikenal sebagai pilihan makanan yang baik untuk diet, bisa juga dijadikan produk minuman susu. Produk yang mengandung oatmeal biasanya memang dikonsumsi oleh konsumen health-conscious yang menghindari dairy milk (susu yang mengandung protein hewani). Tetapi juga bisa dikonsumsi masyarakat umum dan dimodifikasi dengan rasa tertentu seperti jahe sebagai pengganti susu jahe yang sehat berbahan oat (haver).

Oatmeal, jahe, kurma dan air untuk bahan produk GIAT (Ginger Oatmilk) buatan mahasiswa KKN Undip.

Hanandha menjelaskan, cara membuatnya bahan bahan seperti susu, jahe dan bahan tambahan yang disesuaikan selera atau pilihan yaitu kurma ataupun palm sugar diblender hingga halus. Setelah disaring kemudian dicampur dengan air untuk dididihkan. Selanjutnya ditiriskan dan kembali disaring untuk menghasilkan tekstur yang creamy.

“Ginger oatmilk memiliki manfaat yang baik bagi tubuh seperti mengatasi masalah pencernaan dan bisa juga dijadikan alternatif diet sehat dengan cara yang unik”, kata Hanandha.

Produk inovasi mahasiswa KKN Undip ini selanjutnya dibagikan kepada warga RW 003 Jati Padang, yang hadir mengikuti pelatihan.

Ibu Awah, Ketua PKK (Pemberdayaan Kesejahteraan Keluarga), Kelurahan Jatipadang, menyatakan warga menyambut baik kegiatan mahasiswa KKN ini, “Kegiatan ini sangat bermanfaat bagi warga, karena bisa memberikan motivasi warga untuk berwirausaha di tengah kesulitan selama masa pandemi ini”, kata Awah.

Ibu Sri Yuningsih, anggota Dasa Wisma RT 006/RW003 Jatipadang menyatakan produk minuman kesehatan mahasiswa Undip ini digemari karena rasanya yang enak dan menyehatkan. “Terus terang, saya tadinya tidak suka oatmeal, tetapi setelah dicampur-campur dan diolah menjadi seperti ini saya suka. Rasanya juga enak, jahe dan oatmealnya terasa banget. Bahan-bahan yang digunakan mudah didapat, dan setelah ini saya akan coba membuatnya”, kata Yuningsih.

Albany Ulil, mahasiswa KKN di Jatipadang, Pasar Minggu, Jakarta Selatan, membuat program inovatif, yaitu menciptakan produk perikanan berupa probiotik ikan dan hasil olahan makanan untuk masyarakat. Mahasiswa Fakultas perikanan Undip tersebut membuat probiotik berbahan alami dari sayur bayam dan buah pepaya dan membuat produk makanan olahan perikanan berupa nugget dan burger ikan.

“Tujuan program kerja pembuatan probiotik untuk membantu para pengusaha perikanan bidang pemancingan agar bisa menghemat biaya produksi pakan. Sedangkan tujuan pembuatan nugget dan burger ikan adalah untuk membantu membuka peluang usaha masyarakat dari sektor perikanan untuk menunjang perekonomian keluarga”, kata Ulil.

Mahasiswa KKN Tim II Undip menggelar diskusi kewirausahaan menghadapi pandemi covid 19.

Kegiatan lain yang digelar Tim KKN Tim II Undip adalah “Diskusi Cara Berinvestasi” yang diselenggarakan Savira Nurcahyani, mahasiswa FEB Undip untuk warga Pesanggrahan, Jakarta Selatan. Sedangkan M. Raihananda Ashafy, mahasiswa Teknik Industri, Undip menggelar “Diskusi Kewirausahaan” bersama warga RW 003 Kebon Baru, Tebet, Jakarta Selatan. (Syam)

Leave A Reply

Your email address will not be published.