Cakrawala News
Portal Berita Online

Unair gelar UTBK-SBMPTN di hari pertama dan diikuti oleh 1000 peserta

0 244

SURABAYA, CAKRAWALA.CO – Universitas Airlangga (Unair) Surabaya gelar UTBK-SBMPTN secara serentak Senin 12 April 2021. Unair gelar tes dengan beberapa kesiapan, seperti protokol kesehatan hingga server.

Rektor Unair Prof Mohammad Nasih menjelaskan UTBK-SBMPTN belum ada kendala yang fatal, hanya kendala ringan seperti server yang tidak aktif karena belum siap.

“Alhamdulillah secara nasional di hari pertama pelaksanaan UTBK-SBMPTN belum ada kendala yang fatal. Beberapa kendala ringan disalah satu PTN yakni ada 6 server yang tidak aktif karena belum siap. Selain itu, ada beberapa tempat yang gardu PLN meledak. Namun, intinya, kendala yang ada jumlahnya tidak banyak secara nasional,” jelasnya

Di sini, protokol kesehatan disiapkan dengan baik. Mulai saat masuk ke lokasi, skrining awal, transit peserta, hingga masuk ke lokasi ujian. Sehingga potensi menghindari kerumunan sudah dilakukan dengan baik.

“Perihal potensi terjadinya kecurangan, semua sudah kami antisipasi dengan sangat ketat. Misalnya, soal yang baru bisa dibuka satu jam sebelum ujian berlangsung. Sehingga kemungkinan untuk bocor sangat kecil,” ujarnya.

Nasih menegaskan jika ada informasi di medsos perihal bocoran jawaban ujian, dipastikan hoaks.

Selain itu, Unair juga melakukan pengawasan dan penekanan informasi kepada para pengawas untuk tidak menyalin soal. Sebab, biasanya hal ini bisa menjadi sumber kegaduhan. Meski tidak keluar di soal berikutnya, tetapi jika sudah masuk ke medsos, bisa menimbulkan kegaduhan.

“Sekali lagi, kami juga berterima kasih kepada teman-teman media, agar informasi yang baik dari UTBK-SBMPTN seperti ini bisa disebarkan agar pada pelaksanaan hari-hari selanjutnya bisa berjalan dengan baik,” kata dia.

Perihal jumlah peserta yang tidak hadir atau terkendala, Nasih menyebut masih dalam proses rekap oleh panitia. Bagi peserta yang tidak hadir maka sudah tidak bisa mengikuti SBMPTN, sebab tidak ada ujian susulan.

“Termasuk yang COVID-19 pun kami mohon pengertian dari teman-teman. Di Jakarta sudah memanfaatkan sesi cadangan, sehingga kita sudah nggak punya lagi untuk mengakomodasi mereka. Karena kondisi seperti ini yang tidak hadir ya mohon maaf. Tapi masih ada jalur yang lain yang bisa mereka tempuh,” jelasnya.

“Kita sudah intruksikan agar 14 hari sebelumnya isolasi mandiri sehingga pada hari H-nya semua sehat. Kebijakan kami di LTMPT mereka yang tidak bisa hadir karena alasan covid dan menunjukkan sebelumnya, kita tidak bisa mengakomodasi di cadangan tapi uang pendaftaran akan kita kembalikan. Karena sesi cadangan sudah terpakai mau kita kasih yang mana lagi,” pungkasnya.

Di Unair sendiri, pelaksanaan UTBK ada di tiga kampus dengan jumlah peserta sekitar 1.000 per hari. Untuk peserta UTBK Unair yang terdaftar sebanyak 19.143. Terdiri dari kelompok Saintek sebanyak 8.641 peserta, kelompok Soshum 9.401 peserta, dan kelompok campuran sebanyak 1.101 peserta. (Gibran)

Leave A Reply

Your email address will not be published.