Cakrawala News
Portal Berita Online

Ultah ke-20 Gereja Materdei, Dapat Kejutan dari Banser Kota Madiun

MADIUN, CAKRAWALA.CO – Malam Tahun Baru 2020, yang bertepatan dengan Hari Ulang Tahun Gereja Katolik Mater Dei kali ini, menjadi hari jadi paling berkesan bagi jemaat maupun paroki Mater Dei. Pasalnya di usianya ke-20 ini, toleransi antar umat beragama nampak begitu kental.

Betapa tidak, usai Kepala Paroki Gereja Katolik Mater Dei Kota Madiun, RD Robertus Joko Sulistyo memimpin misa, sekitar 11 orang pemuda yang tergabung dalam sanggar At-Toyyibah, memainkan alat musik rebana masuk ke dalam Gereja, dengan membawa kue ulang tahun. Turut dalam barisan, Ketua PC GP ANSOR Kota Madiun, Sobwan yang disambut tepuk tangan meriah para jemaat Gereja malam itu, selasa 31 desember 2019.

Romo Joko, begitu jemaat biasa memanggil Pastor Robertus Joko Sulistyo, mengaku bahagia dan terharu atas kejutan yang diberikan oleh sahabat Banser Kota Madiun. Romo Joko menyampaikan rasa terima kasih tak terhingga, bahwa selama ini, dalam setiap pelaksanaan ibadah jemaat Mater Dei, sahabat Banser selalu membantu dalam hal pengamanan.

“Ini kado terindah di usia kami ke 20, pengalaman ini sungguh membahagiakan dan membuat hati berbunga-bunga. Sehingga keamanan kenyamanan dan ketentraman dapat selalu terjaga,” ungkap Romo Joko.

Lebih lanjut Romo Joko Sulistyo berpesan, agar selalu menciptakan damai dan persahabatan. Di usia ke 20 tahun, kehadiran gereja dapat dirasakan ditengah masyarakat dan memiliki peran dalam menciptakan dialog damai antar agama.

“Sikap dan tindakan yang membawa kita harus bersama dengan yang lain. Hiduplah sebagai sahabat untuk semua orang, dengan adanya kedatangan ini sebagai ungkapan persahabatan yang nyata. Karena sahabat berbeda dengan saudara, sahabat akan ada di manapun dan keadaan apapun,” imbuhnya.

Sementara itu Ketua PC GP ANSOR Kota Madiun Sobwan mengatakan, kehadiran Banser selain turut menjaga keamanan dan kenyamanan jemaat yang melakukan ibadah juga sebagai pengingat pesan Gus Dur, bapak pluralisme.

“Kenapa sahabat banser di indonesia selalu ada di kegiatan perayaan natal dan tahun baru. Selain mengenang saudara kita Riyanto yang telah gugur sebagai pahlawan kemanusiaan di Mojokerto. Bagaimana kita mengesampingkan ego dan mengedepankan sikap persahabatan,” ungkap Sobwan.

Selain sebagai bukti nyata nilai toleransi umat beragama, pada perayaan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-20 Gereja Mater Dei Kota Madiun ini, sekaligus sebagai pesan persahabatan antar umat beragama yang harus dijaga demi keamanan, kenyamanan, kesejahteraan serta keutuhan NKRI.*(Ayu/Win)

 

%d bloggers like this: