Uji Praktek SIM Sekarang Lebih Baik di Polresta Sidoarjo

SIDOARJO, CAKRAWALA.CO-Tingkatkan pelayanan ke masyarakat dalam uji praktik pembuatan SIM (Surat Izin Mengemudi) di Polresta Sidoarjo kali ini memberlakukan inovasi Sidoarjo Smart Driving Test (SSDT).

 

Dengan sistem sensor ultrasonic, SSDT menurut Kasatlantas Polresta Sidoarjo, Kompol Fahrian Saleh Siregar, Semua proses terekam kamera. Warga yang ingin tahu detail hasil tesnya, bisa melihat rekaman.

 

“Untuk pengendara roda empat sudah diberlakukan sejak hari ini. Namun masih butuh penyempurnaan dalam fasilitasnya,” ucapnya Rabu (13/3/2019).

 

Dia menambahkan, inovasi SSDT atau sensor ultrasonik dilengkapi dengan lampu rotator. Sensor akan bekerja disaat pengendara akan melakukan praktek SIM. Jika pengendara melewati batas sensor yang ditentukan, maka secara otomatis akan memantulkan bunyi atau suara.

 

“Semaksimal mungkin mereka yang praktek tidak melewati garis putih. Karena secara langsung sensor ini akan menunjukkan nilai dan tertera pada sistem komputer operator yangbkoneksi dengan sensor di laoangan,” paparnya.

 

Sedikitnya ada sebanyak 29 sensor ultrasonik yang terpasang dibeberapa titik lokasi praktik SIM. Menurutnya, adanya sensor ultrasonik sekaligus menjawab banyaknya keluhan warga masyarakat terkait kepengurusan SIM, khususnya praktek pembuatan SIM.

 

“Jika selama ini warga beranggapan dipersulit dan sebagainya. Maka alat ini cukup membantu memudahkan mereka. Jadi, mereka bisa tahu kesalahannya sendiri saat mengendarai motor,” jelasnya.

 

Dilokasi ujian praktek SIM terdapat beberapa model lintasan, diantaranya, lintasan lurus, lintasan Zig Zag, lintasan angka delapan, dan lintasan putar balik. Selain sensor ultrasonik, juga dilengkapi dengan traffic cone. (wira)

 

 

Facebook Comments