Cakrawala News
Portal Berita Online

Ubaya Gelar Wayang Kulit Inspirasi Indonesia Bangkit di Tengah Situasi Sulit

0 19

SURABAYA, CAKRAWALA.CO – Universitas Surabaya (Ubaya) menggelar pertunjukan wayang kulit “Babad Wanamarta”. Wayang dimainkan oleh Kepala Dinas Pariwisata, Kebudayaan, Pemuda, dan Olahraga (Kadis Disbudpar) Provinsi Jawa Timur, Sinarto, S.Kar., M.M. Selain pertunjukan wayang, ada pula penampilan dagelan dari pelawak Agus Kuprit, Cak Tawar, dan Proborini.

Dalam acara tersebut turut hadir Bupati Kabupaten Mojokerto, Dr. Ikfina Fahmawati, M.Si. memberikan sambutan dan menyaksikan langsung pertunjukan wayang pada Sabtu malam (3/9/2022) di Lapangan Parkir Bus Ubaya Training Center, Kampus III Ubaya, Jl. Udayana, Desa Tamiajeng, Kecamatan Trawas, Kabupaten Mojokerto.

Pertunjukan wayang kulit digelar dalam rangka memperingati HUT Kemerdekaan Indonesia ke-77 tahun. Rektor Ubaya, Dr. Ir. Benny Lianto, M.M.B.A.T, mengatakan pagelaran wayang sudah menjadi tradisi Ubaya sejak dulu dan kembali diadakan sebagai momen melangkah pasca pandemi. “Ubaya ingin menggaungkan budaya asli Indonesia ke lintas generasi. Sesuai tema Babad Wanamarta, kami ingin semua generasi bisa bersatu dalam membangun kehidupan baru yang lebih baik,” ujarnya.

Cerita wayang “Babad Wanamarta” menggambarkan Indonesia saat berjuang mengusahakan kemerdekaan. Lakon ini mengisahkan usaha Puntadewa, Bima, Arjuna, Nakula, dan Sadewa atau biasa disebut Pandawa dalam mendirikan istana di Hutan Wanamarta. Hutan tersebut terkenal sangat angker sehingga mustahil dimasuki siapapun.

Pandawa pun harus mengalahkan serangan dari makhluk penunggu hutan. Dengan ketekunan, pantang menyerah, serta kesungguhannya, Pandawa akhirnya berhasil mendirikan istana megah yang diberi nama Amarta.
Acara diawali dengan penyerahan wayang oleh Ketua Yayasan Universitas Surabaya, Anton Prijatno, S.H. kepada Sinarto, S.Kar., M.M atau biasa disebut Dalang Ki Sinarto. Ia juga merupakan Ketua Persatuan Pedalangan Indonesia (Pepadi) Jawa Timur 2022-2027. Dalang Ki Sinarto memainkan wayang kulit semalam suntuk.

Melalui pagelaran wayang ini, Ubaya ingin mengajak masyarakat untuk mencintai budaya lewat hiburan lokal. Benny berharap, nilai-nilai baik dalam cerita wayang ini dapat dihayati dalam kehidupan sehari-hari. “Ubaya berupaya untuk terus menjaga kelestarian kesenian lokal, khsususnya wayang kulit, agar dapat dinikmati masyarakat dari masa ke masa,” ungkapnya. (MOS)

Ket foto : 1,2 dan 3 suasasana pagelaran wayang kulit dengan judul babad wanamerta yang digelar ubaya di trawas, mojokerto. 4. Rector ubaya memberi cindermata kepada dalang wayang kulit ki sinarto.

Leave A Reply

Your email address will not be published.