Cakrawala News
Portal Berita Online

Uang Tabungan Rp 72 Juta Milik Nasabah Maybank di Solo Hilang,Usai Ponsel No Sinyal

0 203

 

SOLO CAKRAWALA.CO,-Seorang nasabah Maybank di Solo,Jawa Tengah.Kehilangan uang tabungan sebesar Rp 72,6 juta dan hanya tersisa Rp 80 ribu. Hilangnya uang tabungan nasabah Bank Maybank tersebut terjadi pada 11 Juni 2020. Saat nomor ponselnya yang terhubung dengan internet banking bank tersebut  hilang sinyal.

 

 

Nasabah bernama Candraning Setyo Warga Puspan RT 03 RW 08, Blulukan, Kecamatan Colomadu, Karanganyar,Jawa Tengah.kehilangan uang di dalam tabungan sebesar Rp 72,6 juta dan hanya tersisa saldo Rp 80 ribu di rekeningnya.

ads bukopin

Terkait peristiwa ini, Candraning Setyo juga sudah membuat surat pengaduan ke Polresta Surakarta dalam surat Nomor STBP/322/VI/2020/Reskrim, 19 Juli lalu.

Dimana isi aduan tersebut, juga tertulis jika tabungan yang berjumlah sekitar Rp 72 juta hanya tersisa Rp 85 ribu.

 

Kuasa Hukum Candra, Gading Satria Nainggolan, saat dihubungi, Rabu (18/11/20).menjelaskan, hilangnya uang tabungan kliennya bermula saat kartu seluler klienya mengalami hilang sinyal. Kemudian Candra datang ke gerai seluler untuk memperbaiki kartunya, tapi sudah tutup. Akhirnya, Candra baru bisa mengaktifkan kembali kartu selulernya dengan mengganti kartu baru pada 15 Juni 2020. Namun, ketika mengaktifkan kembali pihak gerai tidak mempertanyakan alasan Candra mengganti kartu. Setelah klienya punya kartu baru aktif kembali tanggal 18 Juni dia datang ke Maybank ada yang diurus. Cetak rekening koran tabungannya di Maybank. Di situ baru tahu ternyata uangnya Rp 72 juta sekian tinggal Rp 80.000,” kata Gading.

Mengetahui uang tabungannya hilang misterius, Candra membuat pengaduan internal kepada Maybank.dan Laporan ditanggapi tanggal 7 Agustus 2020. “Isinya adalah mereka intinya tidak mau melakukan penggantian dikarenakan proses pengambilan itu sudah melalui prosedur M2U (fasilitas internet banking).

 

Maybank beranggapan satu-satunya orang yang tahu terkait username dan password yaitu klien kami sendiri sebagai nasabah,” sambungnya.

Tidak terima dengan tanggapan Maybank, tutur Gading, kliennya kemudian datang lagi ke Maybank pada 19 Agustus 2020 untuk menyanggah. Dan tanggal 31 Agustus 2020 Maybank menerbitkan surat lagi dikirim ke klien kami intinya sama mereka tidak mau tanggung jawab, Bank menganggap transaksi pada rekening Candra legal karena pelaku berhasil memasukkan username dan password ,” tutur Gading

 

Gading menambahkan, kliennya tidak pernah meninggalkan jejak digital terkait data user name dan password-nya. Satu-satunya yang menyimpan data itu adalah pihak bank. Apakah sistem keamanannya lemah, atau ada oknum yang sengaja membobol data perbankan nasabah?” sebut Gading

Ada lima transaksi yang selama ini tidak pernah dilakukan kliennya.Transaksi tersebut dilakukan dalam sehari,yakni tanggal 11 Juni 2020 dengan total nilai Rp 72.653.000. “Transaksi pemindahbukuan ke Bank BTPN a.n. M. Rafli Rp 25.000.000, top up OVO Rp 9.801.000, top up OVO Rp 9.901.000, pemindah bukuan ke Bank BRI a.n. Septian Hadi Prayitno Rp 25.000.000, dan top up OVO Rp 2.951.000,” kata dia.(AgB)

 

Leave A Reply

Your email address will not be published.