Cakrawala News
Portal Berita Online

Turuti Gaya Hidup, Pengangguran Gadaikan Mobil Teman

0 111

MADIUN, CAKRAWALA.CO – Pemuda berinisial ASD alias Ino (24) warga Desa Gunungsari, Kecamatan/Kabupaten Madiun dibekuk Satreskrim Polres Madiun di rumahnya, karena kasus tipu gelap mobil rental. Kasus ini terungkap setelah korban Krisna Surya Wijaya, warga Desa Kaibon, Kecamatan Geger – Kabupaten Madiun melapor ke pihak Kepolisian.

Kapolres Madiun, AKBP Bagoes Wibisono menjelaskan, kronologi bermula saat korban Krisna melaporkan kejadian yang menimpanya kepada Satreskrim Polres Madiun. Kemudian petugas melakukan penangkapan terhadap tersangka ASD alias Ino dirumahnya, pada 25 September 2020 sekira pukul 00.30 WIB.

“Kerugian korban Krisna, berupa satu unit mobil Daihatsu jenis Avanza warna hitam, Nopol AE 1462 FL atas nama korban,” kata Kapolres, saat press release Selasa 29 September 2020.

ads bukopin
Kapolres Madiun AKBP Bagoes Wibisono, Wakapolres Madiun Kompol Ahmad Faisol, Kasatreskrim Polres Madiun AKP Aldo Febrianto, Kasubag Humas Polres Madiun Iptu Gaguk Widodo, saat press release kasus tipu gelap

Diungkapkan AKBP Bagoes, modus yang digunakan tersangka adalah berpura-pura meminjam mobil, kemudian tanpa persetujuan pemilik, mobil rental tersebut digadaikan kepada orang lain dengan tujuan memperoleh keuntungan pribadi.

“Barang bukti kendaraan yang di gadaikan tersebut, ditemukan di daerah Bojonegoro,” lanjutnya.

Berdasarkan pengembangan Satreskrim Polres Madiun, tersangka kedapatan telah melakukan tindak pidana yang sama sebanyak 11 kali, di wilayah Karasidenan Madiun. Kemudian berdasar hasil keterangan yang diperoleh dari tersangka, petugas berhasil mengamankan 7 unit kendaraan roda 4 dan satu unit sepeda motor.

“Kendaraan roda 4 terdiri dari 2 unit Toyota Avanza, 1 unit Honda Mobilio, 1 unit Honda Jazz, 1 unit Daihatsu Sigra, 2 Suzuki Ertiga, 1 sepeda motor Yamaha Aerox,” terang AKBP Bagoes.

Menurut pengakuan tersangka, uang hasil gadai tersebut digunakan untuk memenuhi kebutuhan pribadi, seperti membayar kontrakan, jajan dan mentraktir teman-temannya.

Sementara itu atas perbuatannya, tersangka bakal dijerat pasal 372 KUHPidana dan / atau pasal 378 KUHPidana, tentang penipuan dan / atau penggelapan, dengan ancaman hukuman penjara selama 4 tahun.

Kapolres mengimbau kepada masyarakat yang merasa kendaraannya dilarikan tersangka untuk segera melapor kepada petugas Kepolisian Resort (Polres) Madiun, dengan membawa surat bukti kepemilikan kendaraan.

“Hendaknya, warga berhati-hati dengan modus operandi sewa gadai mobil rental, seperti yang dilakukan tersangka. Dan segera melapor, apabila merasa kendaraannya dilarikan oleh tersangka,” pungkas Kapolres.*(Ayu)

Leave A Reply

Your email address will not be published.