Cakrawala News
Portal Berita Online

Tuntut Penyamaan Tarif,Ratusan Driver Gojek Dan Grab Di Solo Segel Kantor Maxim

SOLO CAKRAWALA.CO,-Ratusan masa driver Gojek dan Grab senin(16/12/19) menggrudug kantor perwakilan Maxim,di Gajahan Solo,Jawa Tengah. mereka menuntut agar perusahaan transportasi online terbaru tersebut menyamakan tarif agar sesuai dengan tarif ojek online lainnya.masa menilai tarif yang diterapkan oleh maxim sebesar Rp 3 ribu terlalu murah dan  sangat merugikan ojek online yang lain.di akhir aksi masa menyegel kantor Maxim.

 

 

Dengan mengenakan jaket hijau ciri khas mereka,masa dari driver  Gojek dan Grab di solo dan sekitarnya mengepung kantor kantor perwakilan Maxim, yang berda di jalan H M. Sangaji,Gajahan Solo.dan mengancam akan menyegel,jika tidak mau tutup.belasan polisi dari polsek pasarkliwon dikerahkan untuk mengamankan lokasi.aksi ini dilakukan massa ojol Grab dan Gojek di Solo,sebagai tindak lanjut pelayangan petisi tentang penyamaan tarif yang sudah diserahkan ke pihak aplikator Maxim.

dalam orasinya,massa menuntut agar perusahaan transportasi online terbaru tersebut menyamakan tarif agar sesuai dengan tarif ojek online lainnya.”permintaan kami perusahaan segera menyesuaikan tarif, biar kita bisa bekerja bersama-sama. kita ini sama-sama cari makan, tidak baik kalau ada gesekan,” ungkap Sugeng Murdowo(penanggung jawab aksi).

Selanjutnya perwakilan aksi melakukan negosiasi dengan pimpinan Maxim Solo.Arif Yudha yang menyampaikan, dirinya tidak mempunyai kewenangan untuk menentukan atau menaikkan tarif sesuai aturan yang berlaku. kewenangan tersebut ada di kantor pusat Jakarta.

“saya masih melakukan komunikasi dengan kantor maxim di jakarta. di solo ini saya hanya pelaksanaan. Jadi,cuma bertugas untuk melayani pendaftaran, mengisi saldo dan membikin peta,” katanya.

 

Meskipun negosiasi berjalan a lot,namun disepakati bersama untuk penutupan kantor.Sugeng Murdowo yang merupakan perwakilan ojol meminta Maxim untuk menyesuaikan tarif dengan ojol yang sudah beroperasi sebelumnya.dirinya mengaku, semenjak ada maxim banyak pelanggan berlari ke maxim.dikarenakan tarif maxim terlalu murah, hingga menurunan pendapatan mereka yang hampir 40 persen.pihak ojol Grab dan Gojek  di Solo berharap ketegasan pemerintah,agar masalah ini ditindak lanjuti agar semua ojol bisa mencari nafkah bersama sama,”ungkapnya.

 

Usai negosiasi,masa menyegel kantor Maxim,penyegelan kantor Maxim dilakukan dengan memasang spanduk bertuliskan “Maxim Disegel” di pintu masuk kantor. Meskipun disegel,Driver Maxim masih boleh bekerja.pasalnya masa tidak menuntut aplikasi diblokir.Masa memberi kesempatan sampai tiga hari kedepan untuk memenuhi tuntutan mereka.Dimana pada rabu 18 Desember 2019.Maxim harus sudah menepati Permenhub Nomor 12 Tahun 2019. …(AgB)

 

%d bloggers like this: