Cakrawala News
Portal Berita Online

Tuntut Kenaikan UMK Rp 600 Ribu, Buruh Gresik Kembali Turun ke Jalan

0 2,874

GRESIK, CAKRAWALA.CO – Sekitar seribu buruh yang tergabung dalam Sekretariat Bersama (Sekber) Serikat Buruh/Pekerja se Kabupaten Gresik kembali turun ke jalan, Selasa (17/11/2020) menuntut Bupati Gresik segera mengusulkan kenaikan Upah Minimum Kabupaten (UMK) 2021 sebesar Rp 609 ribu.

Bahkan dalam orasinya, buruh meminta kenaikan UMK dari Rp 4.197.030 naik sebesar Rp 646 ribu menjadi Rp 4,8 juta.

Selain itu, para buruh juga merespon keinginan Asosiasi Pengusaha Indonesia (Apindo) yang mengusulkan penurunan UMK ke dewan pengupahan sebesar Rp 900 ribu. Hal itu sudah tertuang dalam berita acara rapat Dewan Pengupahan Gresik beberapa waktu lalu dan tersebar di media sosial.

ads bukopin

Ketua Serikat Pekerja Seluruh Indonesia (SPSI) Gresik Ali Muchsin, menyebut usulan Apindo itu tidak logis dan menciderai buruh.
Pihaknya juga meminta kepada Bupati Sambari Halim Radianto untuk menaikan UMK 2021 sebesar Rp 600 ribu. Seperti yang dilakukan kepala daerah lainnya di Jawa Timur merekomendasikan UMK naik sebesar 5 persen.

“Kami minta bupati menaikkan UMK Rp 600 ribu, kalau tidak mampu mari kita diskusi bersama,” terangnya.

Pata buruh juga mendesak Presiden Jokowi segera membatalkan Omnibus Law dengan menerbitkan PERPPU.

Akibat unjuk rasa tersebut, Jalan Dokter Wahidin Sudirohusodo tepatnya di depan kantor Bupati Gresik macet dua arah. Para buruh juga membakar sampah di tengah jalan. Kemacetan pun tidak dapat dihindari. (Zen)

Leave A Reply

Your email address will not be published.