Cakrawala News
Portal Berita Online

Tuntaskan 20 Ribu Bedah Rumah Tak Layak Huni, Baznas Pusat Dukung Bupati Sugiri

0 138

Ponorogo, Cakrawala.co – Pemkab Ponorogo di bawah kepemimpinan Bupati Sugiri Sancoko terus menggelorakan pembanguna partisipatif dengan melibatkan semua elemen masyarakat.

Sugiri juga bergandengan dengan Baznas Kabupaten untuk mengentaskan kemiskinan dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat di Ponorogo.

Nyatanya, Sugiri bersama Ketua Baznas Pusat hari ini, Sabtu (20/11/2021) menyerahkan berbagai macam bantuan yang berasal dari Baznas Kabupaten Ponorogo.

Penyerahan itu dilakukan Bupati Sugiri bersama Ketua Baznas Pusat Noor Achmad secara simbolis di Desa Pulosari Kecamatan Jambon.

Kholid, Ketua Baznas Kabupaten Ponorogo mengatakan bahwa lembaga yang dipimpinnya mempunyai banyak program diantaranya, Ponorogo Cerdas, Sehat, Makmur, Peduli dan Taqwa.

Selain itu, adapun bantuan yang diberikan Baznas Ponorogo antara lain di bidang pendidikan berupa beasiswa tingkat SD/MI untuk 7 siswa siswi masing-masing setiap bulan Rp 200 Ribu.

Dan untuk beasiswa SMP/MTs untuk 278 siswa masing-masing Rp 250 Ribu, serta
beasiswa SMA/SMK/MA untuk 36 siswa masing-masing Rp 300 Ribu dan
beasiswa Mahasiswa program satu keluarga satu sarjana (SKSS) untuk 15 mahasiswa masing-masing setiap semester Rp 2 Juta.

Selain itu, ada juga bantuan rehab rumah Rp 20 Juta, serta bantuan biaya pengobatan Rp 3,3 Juta dan bantuan modal usaha sebesar Rp 3 Juta.

Pada kesempatan itu, Bupati dan Ketua Baznas juga menyerahkan bantuan dhuafa seumur hidup sejumlah 261 mustahik yang setiap bulan masing-masing Rp 250 Juta.

Sementara itu, Bupati Sugiri mengatakan mengaku bersyukur untuk Ponorogo meskipun kota kecil namun banyak didatangi tokoh besar seperti salah satunya ketua Baznas Pusat pada saat ini.

Sugiri juga menegaskan, selama ini Pemerintah Kabupaten sudah intensif bersinergi dengan Baznas Kabupaten,”Alhamdulillah kami selalu bergandeng renteng,” ungkapnya.

Sugiri juga menegaskan, sebagai Bupati ia bertugas bagaimana meningkatkan omset pajak, dan salah satunya mengajak para ASN.

“Tidak sekadar mewajibkan tapi menggedor relung hati ASN bagaimana berbagi dengan berzakat,” ungkap Sugiri.

Sugiri optimis, dengan Baznas yang dikelola secara profesional dan sejalan dengan RPJMD maka akan mampu mengatasi permasalahan kemiskinan di Ponorogo.

Sugiri juga menargetkan, pada tahun 2022 sebanyak 20 ribu rumah tidak layak huni di Ponorogo bisa tuntas dengan gotong royong Baznas dan semua pihak.

“Kusus untuk Kecamatan Jambon ada 1.118 RTLH harus diselesaikan. Jambon jadi pilot project karena datanya tercepat. Jambon top,” sebutnya.

Sementara itu, Ketua Baznas Pusat Noor Achmad menegaskan Baznas memang lembaga pemerintah non struktural namun tidak bisa dipisahkan dari Bupati.

“Baznas ini milik pemerintah, ketika Bupati membawa Baznas mau kemana itu sah menurut undang-undang,” tegas Ketua Baznas Pusat.

Ketua Baznas Pusat juga mendukung langkah bupati Sugiri yang peduli masyarakat kurang mampu dengan bedah rumah.

Ia optimis, jika Bupati dan Baznas bekerjasama maka target itu akan tuntas. Apalagi, baik Baznas Provinsi dan Pusat juga mempunyai program tersebut yang bisa disalurkan ke Ponorogo.

“Insyallah 20 Ribu RTLH itu kalau disonggo bareng tidak lama, sebelum Bupati lulus pun sudah selesai,” pungkasnya. (Am/Nov)

Leave A Reply

Your email address will not be published.