Cakrawala News
Portal Berita Online

Tularkan Budaya Digital yang Positif

0 113

KABUPATEN BANDUNG JABAR CAKRAWALA.CO -Masyarakat digital memiliki kesempatan untuk membudayakan budaya baik di media sosial agar tercipta media sosial lebih positif. Untuk mengubah berita-berita mengenai Indonesia yang pernah menjadi negara tidak sopan se-Asia Tenggara.

Padahal, Indonesia adalah negara yang paling ramah di dunia nyata namun kenapa Indonesia menjadi pilihan yang paling tidak sopan se-asia Tenggara di dunia nyata itu kembali lagi kepada kebiasaan atau budaya kita dalam digital.

Asep Suhendar, kreator konten yang juga relawan TIK Indonesia mengatakan hal itu dapat diubah menjadi Indonesia yang paling ramah baik di dunia nyata ataupun di dunia maya. Kuncinya satu, yakni menjaga apa yang kita keluarkan di ruang digital. Seperti informasi yang akan dibagikan harus disaring terlebih dahulu.

“Saring sebelum sharing, membiasakan diri melihat suatu fakta menjadi hal-hal yang kita ambil positif atau negatif. Kita biasakan juga melihat nilai-nilai kebudayaan digital khas Indonesia menjadi kebiasaan kita untuk berselancar di dunia internet dengan konten yang sangat baik,” ujarnya dalan webinar Gerakan Nasional Literasi Digital 2021 di Kabupaten Bandung, Jawa Barat Kamis (16/9/2021) pagi.

Termasuk, membanjiri platform media sosial yang kita miliki dengan konten-konten yang positif. Jangan selalu mengejar konten-konten negatif yang memang tidak sepatutnya disebar hanya demi like atau komen. Lalu terbiasa memviralkan apapun. Maka, kesadaran kita untuk selalu menerapkan budaya mulai sekarang. Untuk membangun rekam jejak digital yang positif.

“Budaya digital yang baik itu nantinya bukan hanya untuk diri sendiri tetapi membangun kesadaran pada keluarga. Kemudian orang-orang yang sering berinteraksi dengan kita. Misalkan kita sering membudayakan hal yang bagus maka orang-orang di sekitar kita juga akan terinfeksi atau akan terbawa untuk menyebarkan budaya budaya digital yang positif,” ungkapnya.

Jika sudah menyebarkan itu berarti kita sudah ikut berpartisipasi dalam budaya digital. Manfaat dengan menciptakan ruang digital yang baik, agar segala tantangan di ruang digital dapat dihindarkan, minimal sedikit sehingga tidak mempengaruhi generasi muda yang rentan akan hal buruk di media digital.

Webinar Gerakan Nasional Literasi Digital (GNLD) 2021 – untuk Indonesia #MakinCakapDigital diselenggarakan Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kemenkominfo) bersama Siberkreasi. Webinar wilayah Kabupaten Bandung, Jawa Barat Kamis (16/9/2021) pagi, juga menghadirkan pembicara Febryanti kristiani (founder @vitaminmonster), Arya Shani Pradhana (CEO Founder Tekape Worksspace), Theo derick (Founder Coffee meets Stock), dan Ida Rhynjsburger sebagai Key Opinion Leader.

Gerakan Nasional Literasi Digital 2021 – untuk Indonesia #MakinCakapDigital melibatkan 110 lembaga dan komunitas sebagai agen pendidik Literasi Digital. Kegiatan ini diadakan secara virtual berbasis webinar di 34 Provinsi Indonesia dan 514 Kabupaten.

Kegiatan ini menargetkan 10.000.000 orang terliterasi digital pada tahun 2021, hingga tercapai 50 juta orang terliterasi digital pada 2024. Berlandaskan 4 pilar utama, Budaya Bermedia Digital (Digital Culture), Aman Bermedia (Digital Safety), Etis Bermedia Digital (Digital Ethics), dan Cakap Bermedia Digital (Digital Skills) untuk membuat masyarakat Indonesia semakin cakap digital.

Leave A Reply

Your email address will not be published.