Cakrawala News
Portal Berita Online

Transaksi di Warung Kopi, Kancil dan Paijan Diringkus Satresnarkoba Polres Tulungagung

0 234

TULUNGAGUNG CAKRAWALA.CO – Dua pelaku penyalahgunaan narkoba jenis pil dobel L dan sabu berhasil diringkus jajaran Satresnarkoba Polres Tulungagung.

Kasus ini berhasil diungkap setelah polisi mendapatkan informasi dari masyarakat jika di wilayah Kecamatan Sumbergempol ada peredaran narkoba.

Kamis, (7/10/2021), Kasat Resnarkoba Iptu Didik Riyanto, SH, MH, melalui Kasi Humas Polres Tulungagung Iptu Nenny Sasongko, SH, mengatakan, penangkapan kedua pelaku tersebut dilakukan di dua tempat yang berbeda.

“Setelah melakukan penyelidikan, Rabu (6/10/2021) sekitar pukul 17.45 WIB, anggota Satresnarkoba Polres Tulungagung melakukan penangkapan terhadap pelaku dengan inisial ARP alias Kancil yang saat itu sedang melakukan transaksi sabu dan pil dobel L disebuah warung kopi di wilayah desa Wonorejo, Kecamatan Sumbergempol,” terang Nenny.

Selanjutnya, diperoleh keterangan dari ARP alias Kancil, jika pelaku mendapatkan barang haram tersebut dari SSW alias Paijan alamat Desa Bojong Rawalumbu, Kecamatan/Kota Bekasi.

“Dari pengakuan Kancil, ia mendapatkan barang dari Paijan, tidak lama kemudian, sekitar pukul 20.00 WIB, petugas berhasil menangkap Paijan yang berdomisili di desa Doroampel Kecamatan Sumbergempol dan dilakukan penggeledahan,” imbuhnya.

Dari hasil penangkapan terhadap kedua pelaku, petugas berhasil mengamankan barang bukti berupa 26 poket plastik klip kecil berisi total seberat 6.04 gram, 2 alat bong, 1 pipet kaca berisi sabu seberat 1,3 gram, 32 butir pil dobel L, 1 buah HP merk realme warna hijau, 1 buah skrop sedotan plastik, 1 kotak warna putih, 1 buah timbangan digital, uang tunai 350.000 rupiah, 5 korek api, 1 buah buku catatan, 2 buah kantong plastik klip, 1 box sedotan, 1 dosbook senter, dan 1 buah ATM BCA.

Selanjutnya, pelaku beserta barang buktinya dibawa ke Mapolres Tulungagung guna proses penyidikan lebih lanjut.

“Kini keduanya sudah ditetapkan sebagai tersangka dan menjalani penahanan di Rutan Polres Tulungagung,” pungkas Iptu Nenny.

Atas perbuatannya, tersangka dijerat dengan pasal 114 ayat (1) sub pasal 112 ayat (1) UU RI No. 35 Tahun 2009 tentang Narkotika dan pasal 197 sub pasal 196 Jo pasal 98 ayat (2) UU RI No 36 tahun 2009 tentang Kesehatan Jo pasal 60 ke 10 UU RI No 11 Tahun 2020 tentang Cipta Kerja (NN95 – SM/ek)

Leave A Reply

Your email address will not be published.