Cakrawala News
Portal Berita Online

TNI AD Akan Dirikan Rumkitlap di Benteng Vastenburg Untuk Rujukan Covid-19 Solo dan Sekitarnya

0 207

 

Solo Cakrawala.Co,-Tentara Nasional Indonesia Angkatan Darat (TNI AD) akan mendirikan Rumah Sakit Lapangan (Rumkitlap) di Benteng Vastenburg Solo, Jawa Tengah. Rumkitlap ini difungsikan sebagai rumah sakit rujukan Covid-19 di wilayah Solo dan sekitarnya.

 

 

 

Menurut Komandan Korem 074/Warastratama Surakarta,Kolonel Inf Rano Tilaar,pembangunan akan dimulai 21 Januari mendatang. Direncanakan dalam sepekan rumah sakit yang berada di pusat kota Jalan Jenderal Sudirman itu sudah bisa digunakan untuk menampung pasien yang terpapar Covid-19.

 

Rano mengatakan, pembangunan RS tersebut dilatarbelakangi oleh tingginya kasus Covid-19 di Solo Raya yang semakin tak terkendali. Bahkan Jawa Tengah pernah disebut sebagai penyumbang tertinggi kasus corona di Indonesia.

 

“Atas pertimbangan tersebut, pimpinan TNI AD dalam hal ini Kepala Staf Angkatan Darat (KSAD) mengalokasikan rumah sakit lapangan yang nantinya akan dibangun di Benteng Vastenburg ini,” ujar Rano saat konferensi pers di lokasi, Jumat (15/01/21).

 

Rano mengatakan, Benteng Vastenburg dipilih sebagai lokasi rumah sakit lapangan, karena lokasinya yang strategis. Pihaknya juga sudah berkoordinasi dengan kepala daerah, dalam hal ini Wali Kota Solo FX Hadi Rudyatmo.

 

“Alasan yang kedua, lokasi ini dekat dengan rumah sakit angkatan darat, atau RST (Rumah Sakit Tentara) Slamet Riyadi yang jaraknya hanya 1,5-2 kilometer dari sini. Dikarenakan nanti yang akan mengoperasionalkan rumah sakit ini adalah para tenaga kesehatan dari RST Slamet Riyadi,” terangnya.

 

Danrem menambahkan pertimbangan lainnya karena Benteng Vastenburg memiliki infrastruktur yang mumpuni. Selain luas, benteng tersebut juga dikelilingi oleh pagar yang tinggi dan kokoh, serta dikelilingi parit yang cukup lebar dan dalam. Sehingga cukup aman dari gangguan sekitar maupun pencemaran yang ditimbulkan.

“Tempat ini saya rasa cukup ideal sehingga masyarakat tidak perlu takut,” katanya.

 

Rano menambahkan, pembangunan rumah sakit lapangan tersebut akan dikerjakan oleh vendor yang sudah ditunjuk oleh TNI AD. Jika sudah jadi nanti rumah sakit darurat tersebut akan digunakan untuk masyarakat di eks Karesidenan Surakarta (Kota Solo, Sukoharjo, Boyolali, Klaten, Wonogiri, Karanganyar dan Sragen). Selain itu, masyarakat dari Jawa Timur bagian barat juga bisa menggunakan rumah sakit ini.

 

“Nanti kita akan minta para Komandan Kodim untuk mensosialisasikan ini kepada seluruh forkopimda yang ada di daerah, agar memanfaatkan keberadaan rumah sakit lapangan ini,” tandasnya.

 

Lebih lanjut Rano menyampaikan, peralatan atau barang-barang yang akan digunakan untuk membangun rumah sakit ini akan dimobilisasi dari Jakarta mulai 21 Januari mendatang. 7 hari kemudian diperkirakan pembangunan rumah sakit akan selesai. Sehingga operasional akan segera dilaksanakan setelah dilakukan uji coba.

 

“Untuk daya tampungnya, kurang lebih rumah sakit ini bisa memiliki kapasitas tempat tidur 100. Dan akan dilayani oleh tenaga kesehatan sekitar 100 orang juga,” pungkasnya(AgB).

 

Leave A Reply

Your email address will not be published.