Cakrawala News
Portal Berita Online

Tiup Terompet Perang Lawan Covid-19, Wali Kota Madiun Maidi Pimpin Penyemprotan Disinfektan Besar-Besaran

0 101

MADIUN, CAKRAWALA.CO – Tren kasus Covid-19 (virus Corona) berdasarkan rate of transmission (RT) atau tingkat penularan di Provinsi Jawa Timur mencatat, Kota Madiun berada diperingkat paling bawah.

Kendati begitu, kita harus bersikap antisipatif dalam menyikapi semakin bertambahnya suspect Covid-19 (virus Corona). Hal ini dikatakan Wali Kota Madiun Maidi, dalam sambutannya saat apel gabungan penyemprotan disinfektan serentak, yang digelar di halaman Balai Kota Madiun. Apel ini diikuti sedikitnya 220 personil gabungan TNI-Polri dan jajaran Organisasi Perangkat Daerah (OPD) Kota Madiun, Jumat 28 Agustus 2020.

“Saat ini kita dalam kondisi aman dan baik, namun kita harus bersikap antisipatif dan tidak terlena dengan kondisi ini. Kita harus antisipatif dalam menyikapi perkembangan Covid-19,” ujar Wali Kota.

ads bukopin

Untuk itu, Wali Kota Madiun meniupkan terompet peperangan melawan Covid-19 (virus Corona). Dengan mengerahkan 2 unit mobil water canon, 2 unit mobil pemadam kebakaran dan puluhan tangki penyemprot disinfektan, penyemprotan besar-besaran di fasilitas umum (Fasum) dan permukiman warga di wilayah Kota Madiun, dan dipimpin langsung Wali Kota Madiun, Maidi.

Penyemprotan cairan disinfektan di area pasar

Sasaran semprot kali ini adalah, Jalan Protokol Kota Madiun, yakni Jalan Pahlawan, Jalan DR Sutomo, Jalan HA Salim, Jalan HOS Cokroaminoto, Jalan Mastrip dan Jalan Kompol Sunaryo. Lalu menyasar pada fasilitas umum, seperti Alun-alun, Lapangan Winongo, Ruang Terbuka Hijau (RTH) Kanigoro, Demangan dan bundaran serayu. Kemudian area pusat ekonomi masyarakat/pasar tradisional, pasar burung hingga pusat perbelanjaan. Selain itu, gedung sekolah dan kampung tangguh semeru juga tak luput dari sasaran semprot.

“Di daerah lain kasus Covid-19 sudah mencapai ratusan. Jika kondisi sudah seperti itu, disesali juga tidak ada gunanya. Makanya kita selalu melakukan upaya-upaya pencegahan, salah satunya dengan penyemprotan skala besar, dan ini akan kita lakukan sampai sepekan kedepan,” ungkap Wali Kota.

Ditambahkan Maidi, selain penyemprotan pihaknya juga membagikan sayuran, susu dan telur kepada warga secara bergantian dan terus menerus di setiap Kelurahan di tiga Kecamatan di Kota Madiun. Serta upaya penegakan disiplin juga terus dilakukan oleh Pendekar Waras.

“Upaya pencegahan dengan penyemprotan terus dilakukan, disiplin protokol kesehatan semakin kita perketat dan sistem imun masyarakat kita tingkatkan,” tegasnya.

Terkait sanksi dari pelanggaran penegakan disiplin, Wali Kota menjelaskan, untuk memberikan efek jera namun sekaligus memberikan manfaat bagi orang lain. Yakni, bagi pengguna jalan baik roda 2 maupun roda 4 yang melanggar protokol kesehatan, akan dihukum melakukan penyemprotkan 1 kilogram disinfektan di lokasi yang telah ditentukan. Maidi mengaku telah menyiapkan 10 tangki penyemprot di beberapa pos yang telah ditunjuk, dan bisa digunakan bergantian dengan pos lain, tergantung temuan pelanggar.

“Kita tidak memberikan sanksi dengan membayar denda uang. Tapi kita siapkan satu kilogram disinfektan di tangki yang sudah kita siapkan, dan pelanggar harus menyemprotkan cairan tersebut sampai habis. Jadi ini bentuk hukuman yang juga memberikan manfaat pencegahan,” terang Maidi.

Ditambahkan orang nomor satu di Kota Madiun yang terkenal tegas ini, bagi pelanggar eksekutif, pihaknya menerapkan sanksi membeli sejumlah masker yang kemudian harus dibagikan kepada masyarakat di sekitar lokasi yang telah ditunjuk.

Sementara, data kasus Covid-19 (virus Corona) di Kota Madiun mencatat, secara keseluruhan hingga saat ini mencapai angka 70. Namun dikatakan mantan Sekda Kota Madiun ini, tingkat kesembuhan juga cukup tinggi, yakni 43 pasien. *(ADV/Ayu)

Leave A Reply

Your email address will not be published.