Cakrawala News
Portal Berita Online

Tingkatkan Kompetensi Bidan di Daerah Pelosok IBI Launching Aplikasi Bubidan

0

 

Solo Cakrawala.Co,-Demi menurunkan angka kematian ibu,angka kematian bayi dan stunting,Ikatan Bidan Indonesia (IBI) Provinsi Jawa Tengah. Bersama PT Welthek Healthin Indonesia Meluncurkan aplikasi  Bubidan.Aplikasi tersebut diharapkan mampu meningkatkan kompetensi para bidan, Terutama di daerah-daerah pelosok.

 

 

 

 

Ikatan Bidan Indonesia (IBI) Provinsi Jateng bersama PT Welthek Healthin Indonesia meluncurkan aplikasi Bubidan di Swiss-Belhotel Solo, Sabtu (08/01/2022). Aplikasi tersebut diharapkan mampu meningkatkan kompetensi para bidan, terutama di daerah-daerah pelosok.

“Aplikasi ini diharapkan bisa melayani IBI dan anggotanya, seperti persoalan edukasi dan praktek bidan yang perlu dikoneksikan dan diintegrasikan dengan baik,” terang anggota Komisi IX DPR RI, Edy Wuryanto, usai peluncuran Bubidan.

 

Edy menambahkan, Pada era revolusi industri seperti sekarang ini, Langkah IBI Jateng tersebut sangatlah kreatif dan inovatif. “Ini akan saya bawa ke Komisi IX, untuk disampaikan agar inovasi ini bisa diperluas dan dimanfaatkan seluruh bidan di Indonesia.”jelasnya.

 

 

Komisaris PT Welthek Healthin Indonesia, Ade Lis Mulyaningsih, menerangkan jika saat ini tak kurang dari 62 persen kelahiran bayi di Indonesia ditangani oleh bidan. Berkaitan dengan itu, terdapat 2 tantangan besar dalam upaya pemberdayaan para bidan yang coba dijembatani aplikasi tersebut. Yakni edukasi dan distribusi.

“Masalah edukasi ini terkait sebaran bidan. Bagaimana bidan tidak kesulitan meningkatkan kompetensinya, hanya karena berada di lokasi yang jauh dan terpencil,” jelas Ade.

Terkait masalah distribusi, aplikasi tersebut diharapkan bisa membantu bidan mendapatkan akses terhadap obat-obatan dan alat kesehatan untuk menangani pasien mereka.

 

 

Sementara itu Ketua Pengurus Daerah (Pengda) IBI Jateng, Sumarsih, menjelaskan jika bidan juga bertanggung jawab terhadap penurunan angka kematian ibu, angka kematian bayi dan stunting.

Untuk menurunkan angka stunting, kata Sumarsih, bidan berperan sebagai tim pendamping keluarga.

“Di Jawa Tengah ditarget ada 27.931 bidan untuk menjadi pendamping keluarga. Jadi aplikasi ini diharapkan bisa membantu bidan menjalankan tugas mereka,” paparnya.(Agung Bram).

 

Leave A Reply

Your email address will not be published.