Cakrawala News
Portal Berita Online

Tingkatkan Kemampuan SAR, Tim Gabungan Ikuti Pelatihan di Waduk Bening Madiun

0 252

Madiun, Cakrawala.co – Kapolda Jawa Timur, Irjen Pol Nico Afinta memimpin apel pembukaan Latihan Gabungan (Latgab) kemampuan Search And Rescue (SAR), dan penanganan kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) TA 2021 di Waduk Bening, Kecamatan Saradan – Kabupaten Madiun, Rabu 7 April 2021.

Turut hadir dalam apel pembukaan Latgap SAR, Danrem 081/DSJ Kolonel Inf Waris Ari Nugroho, Dandim 0803/Madiun Letkol Ind Edwin Charles, Kapolres Madiun AKBP R Bagoes Wibisono, Kapolres Madiun Kota AKBP Dewa Putu Eka Darmawan, Bupati Madiun Ahmad Dawami Ragil Saputro, Wakil Wali Kota Madiun Inda Raya Ayu Miko Saputri.

Setiba di Waduk Bening, Kapolda bersama rombongan, mengibarkan bendera merah putih sebagai wujud semangat dan napak tilas. Dikatakan Kapolda, ini penting dilakukan sebagai penguatan hati dalam setiap kegiatan kemanusiaan. Menurutnya, hati yang terbuka dalam melakukan kegiatan yang baik, maka ke depan juga akan menuju arah yang lebih baik.

“Kalau hati kita terbuka untuk melakukan kegiatan-kegiatan ini dengan baik, saya kira semuanya akan menuju arah yang lebih baik. Jadi penting bagi kami napak tilas dan mengibarkan bendera merah putih, sebagai penguatan hati kami dalam melaksanakan tugas kemanusiaan,” kata Kapolda.

Bentangan Bendera Merah Putih berukuran raksasa sebagai wujud semangat

 

Nico Afinta menjelaskan, pelatihan ini untuk meningkatkan kemampuan dalam menghadapi permasalahan yang dihadapi selama bencana terjadi. Kapolda berharap jajaran TNI-Polri dan Pemerintah Daerah selalu bersinergi dalam menghadapi bencana alam, dan selalu siap membantu melaksanakan kegiatan kemanusiaan kepada masyarakat.

“Seperti kita ketahui bersama, bahwa bencana alam dan kebakaran hutan menjadi perhatian khusus Presiden, Panglima TNI dan Kapolri. Sehingga dalam rangka mengatasi permasalahan tersebut perlu sinergitas antara TNI, Polri dan Pemerintah Daerah,” lanjut Nico.

Sementara itu, dalam Latgap SAR ini diikuti oleh 110 personel. Yakni 40 personel TNI, 20 personel Brimob, 30 personel dari Polres Nganjuk, Madiun dan Madiun Kota, 5 personel BPBD, 5 personel Damkar dan 10 personel Perhutani.

Para peserta ini bakal mendapatkan pelatihan dari para instruktur dan narasumber dari TNI-Polri, Badan penanggulangan Bancana Daerah (BPBD), Dinas Kehutanan, serta Pemadam Kebakaran yang selama ini telah berpengalaman dalam tugas operasional.*(Ayu)

Leave A Reply

Your email address will not be published.