Cakrawala News
Portal Berita Online

Tim Satgas Covid Kalteng: ASN Dilarang Cuti hingga 4 Januari 2021

0

Palangkaraya-Kalteng, Cakrawala.co,-  Tim Satuan Tugas Penanganan Covid-19 Kalimantan Tengah melalui Satgas Covid 19 Pusat menyampaikan bahwa Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (KEMENPANRB) melarang ASN mengambil cuti dan bepergian keluar daerah selama periode Natal dan Tahun Baru (Nataru), yakni 24 Desember 2021 hingga 4 Januari 2022.

Demikian pengumuman pertama yang disampaikan PJ Kadiskominfo Kalteng Agus Siswadi, mewakili Tim Satgas Penanganan Covid-19 Kalteng, Minggu (28/11/2021).

Ditambahkan bahwa pengecualian larangan cuti untuk yang akan cuti melahirkan, cuti sakit, dan cuti karena alasan penting lainnya. Larangan kegiatan bepergian ke luar daerah dikecualikan bagi bertempat tinggal dan bekerja di instansi yang berlokasi di wilayah aglomerasi, misalnya Jabodetabek.

Bagi yang melaksanakan tugas kedinasan ke luar daerah harus memperoleh surat tugas yang ditandatangani minimal Pejabat Pimpinan Tinggi Pratama (eselon II) atau Kepala Kantor Satuan Kerja. Atau bagi yang dalam keadaan terpaksa perlu melakukan kegiatan bepergian ke luar daerah, perlu mendapat izin tertulis dari Pejabat Pembina Kepegawaian (PPK) di lingkungan instansinya.

Kedua, Tim Satuan Tugas Penanganan Covid-19 Kalimantan Tengah menyampaikan menghimbau agar selain dilakukan vaksinasi, penerapan protokol kesehatan menjadi kebiasaan hidup sebagai tuntutan dalam penanggulangan pandemi Covid-19. Sebagian masyarakat telah patuh protokol kesehatan, namun masih saja ada sebagian lainnya yang kurang memiliki kesadaran untuk menerapkan prinsip 4M, yakni memakai masker, mencuci tangan, menjaga jarak, dan menghindari kerumunan.
Perilaku sehat 4M menjadi upaya pencegahan yang sangat penting.

Melalui strategi pencegahan Covid-19 oleh Tim Satuan Tugas Penanganan Covid-19 Kalimantan Tengah Bidang Perubahan Perilaku difokuskan pada peningkatan kepatuhan 4M. Setiap orang harus mau dan mampu melakukan perubahan perilaku kepatuhan 4M sehingga dapat mencegah terjadinya penularan Covid-19.

Ketiga, Tim Satuan Tugas Penanganan Covid-19 Kalimantan Tengah menyampaikan jumlah akumulasi data sampai dengan hari ini Minggu, 28 November 2021, pasien konfirmasi positif Covid-19 di Kalimantan Tengah ada penambahan sebanyak 3 orang, sehingga tetap menjadi 46668 orang. Pasien dinyatakan sembuh sebanyak 1 orang sehingga tetap menjadi 45068 orang. Dan pasien dinyatakan meninggal dunia tidak ada penambahan, sehingga tetap menjadi 1586 orang. Tingkat kematian (CFR) 3,4 %.
“Data ini menunjukkan kepada kita semua bahwa sejak tanggal 12 Maret 2020 dimana kasus pertama kali yang terkonfirmasi positif Covid-19 sampai dengan saat ini, penambahan kasus konfirmasi baru selalu terjadi setiap hari di Kalimantan Tengah. Hal ini berpotensi terus terjadi jika masyarakat tidak disiplin menerapkan protokol kesehatan dalam aktivitas sehari-hari,” kata Siswadi.

Oleh karena itu, Tim Satuan Tugas Penanganan Covid-19 Kalimantan Tengah mengharapkan kepada seluruh masyarakat Kalimantan Tengah melihat kenyataan penyebaran Covid-19, dan tidak ada lagi yang berpikir bahwa ini merupakan sebuah konspirasi dan meminta dukungan seluruh elemen masyarakat untuk terus mensosialisasikan ancaman Covid-19 sehingga seluruh masyarakat dapat menyadari ancaman Covid-19 dan secara sadar disiplin menerapkan protokol kesehatan sebagai suatu bentuk adaptasi kebiasaan baru dalam aktivitas sehari-hari.

Keempat, Disampaikan perkembangan data Covid-19 yang kami himpun akumulasinya pada 28 November 2021 pukul 15.00 WIB sebagai berikut :
1) Kasus konfirmasi, ada penambahan sebanyak 3 orang, yaitu di Barut 2 orang, dan Mura 1 orang, sehingga dari semula sebanyak 46665 orang menjadi 46668 orang.
2) Sembuh, ada penambahan sebanyak 1 orang, yaitu di Palangka Raya 1 orang, sehingga dari semula 45067 orang menjadi 45068 orang.
3) Dalam Perawatan, ada penambahan sebanyak 2 orang, sehingga dari semula 12 orang menjadi 14 orang.
4) Kasus Meninggal, tidak ada penambahan, sehingga tetap menjadi 1586 orang. Tingkat kematiannya (CFR) 3,4 %.
5) Keterpakaian Tempat Tidur pada RS (BOR), Tempat Tidur intensif mengalami penurunan Tempat Tidur Terpakai (2,38%), sehingga dari 21,43% menjadi 19,05%, dimana tidak ada Kab/Kota yang BOR di atas 50%, sementara Tempat Tidur Isolasi mengalami penurunan Tempat Tidur Terpakai (2,01%), sehingga dari 2,09% menjadi 2,01%, dimana tidak ada Kab/Kota yang BOR di atas 50%.
6) Capaian target vaksinasi Target Vaksinasi sebesar 2.036.104, realisasi Vaksinasi Tahap I sebanyak 1.273.594 atau sebesar 62,55 % dan Tahap II sebanyak 751.003 atau sebesar 36,88 %.
7) Capaian vaksinasi Bagi Guru dan Tenaga Kependidikan, SMA, SMK Sederajat, realisasi Vaksinasi PNS/GTT/PTT sebanyak 6.258 atau sebesar 79,01 %, dan Dosis I SMA/SMK sebanyak 73.202 atau sebesar 76,95 %, dosis II SMA/SMK sebanyak 32.403 atau sebesar 34,06 %.

Berdasarkan Instruksi Menteri Dalam Negeri Nomor 61 Tahun 2021 tanggal 22 November 2021 tentang Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat Level 3, Level 2, dan Level 1 serta Mengoptimalkan Posko Penanganan Corona Virus Disease 2019 di Tingkat Desa dan Kelurahan Untuk Pengendalian Penyebaran Corona Virus Disease 2019 di Wilayah Sumatera, Nusa Tenggara, Kalimantan, Sulawesi, Maluku, dan Papua, kabupaten/kota Provinsi Kalimantan Tengah terdapat tiga kriteria yaitu Level 1, Level 2 dan Level 3. Adapun kabupaten/kota dengan kriteria tersebut, antara lain:
• Level 1, Barsel, Pulpis, dan Bartim.
• Level 2, Kobar, Kotim, Katingan, Seruyan, Sukamara, Lamandau, Gumas, Mura, dan Kota Palangka Raya
• Level 3, Kapuas, dan Barut.
Akhir, Tim Satuan Tugas Penanganan Covid-19 Kalimantan Tengah selalu mengingatkan kepada seluruh masyarakat Kalimantan Tengah agar tetap selalu mematuhi protokol kesehatan serta memutus mata rantai sebaran Covid-19. (red/enrico)

Leave A Reply

Your email address will not be published.